Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban. (Basarnas Lampung)
LAMPUNG - Tim SAR Gabungan menemukan Andre Saputra (20), korban yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (26/7/2026) malam, sekitar 644 meter dari lokasi awal kejadian.
Korban ditemukan setelah warga melihat jasadnya mengapung di aliran irigasi pada pukul 19.41 WIB. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Tim SAR Gabungan yang langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sebelumnya, operasi pencarian hari kedua sempat dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB sesuai rencana operasi dan dijadwalkan kembali dilanjutkan keesokan harinya.
Baca juga: Basarnas Lampung Beri Pelatihan kepada Masyarakat Tentang Upaya Pencarian dan Pertolongan
Korban dievakuasi dari titik koordinat 5°08'19" LS – 105°22'53" BT sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung yang diwakili Wadantim Rescuer Zamu Haradin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam pelaksanaan operasi pencarian. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai, serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Menteri PPPA Tinjau Layanan UPTD PPA Provinsi Lampung
Selama operasi berlangsung, tim menghadapi tantangan berupa arus saluran irigasi yang cukup deras sehingga proses pencarian harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Meski demikian, koordinasi dan sinergi antarpersonel dari berbagai instansi membuat proses pencarian berjalan efektif hingga korban berhasil ditemukan.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Basarnas Lampung, Polsek Batanghari, Koramil Batanghari, Kodim Batanghari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, BPBD Kota Metro, Taruna Siaga Bencana (Tagana), keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan