Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 24 JULI 2026 • 14:10 WIB

Itera Kenalkan Cincau Hijau untuk Bantu Kendalikan Hipertensi

Itera Kenalkan Cincau Hijau untuk Bantu Kendalikan HipertensiProgram Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (Itera) menghadirkan edukasi kesehatan dan skrining hipertensi. (Itera)

LAMPUNG - Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengenalkan pemanfaatan cincau hijau sebagai herbal pendamping untuk membantu mengendalikan hipertensi. Pengenalan tersebut dilakukan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Skrining, Edukasi, dan Gerakan Herbal Antihipertensi (Siaga Hipertensi) di Pekon Gadingrejo Timur, Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/7/2026).

Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai deteksi dini hipertensi, pola hidup sehat, hingga cara mengolah tanaman herbal lokal yang berpotensi membantu menjaga tekanan darah.

Sebanyak 35 warga mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, konsultasi kesehatan, edukasi, serta demonstrasi pembuatan cincau hijau.

Cincau Hijau Dikenalkan sebagai Herbal Pendamping

Ketua kegiatan, Annisa Maulidia Rahayyu, mengatakan program Siaga Hipertensi bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengendalian hipertensi sekaligus mengenalkan potensi tanaman herbal sebagai terapi pendamping.

"Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa pengendalian hipertensi tidak hanya melalui obat, tetapi juga dapat didukung dengan pola hidup sehat dan pemanfaatan herbal secara tepat," ujarnya.

Sebelum sesi edukasi, peserta menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan, serta konsultasi langsung bersama tim dosen Farmasi Itera.

Baca juga: Itera dan Pringsewu Kembangkan Tepung Mocaf Berbasis Riset

Hipertensi Disebut Silent Killer

Materi edukasi yang disampaikan Putri Amelia Rooswita. Ia menjelaskan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang kerap dijuluki silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat memicu berbagai komplikasi serius jika tidak dikendalikan.

Selain mengenalkan faktor risiko hipertensi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola makan, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Demonstrasi Mengolah Cincau Hijau

Dalam kegiatan tersebut, Riri Fauziyya, memperkenalkan cincau hijau sebagai salah satu tanaman herbal lokal yang berpotensi membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mendukung pengendalian tekanan darah.

Namun, ia menegaskan pemanfaatan cincau hijau tidak menggantikan terapi medis, melainkan hanya berfungsi sebagai terapi pendamping.

Sebagai bentuk edukasi yang aplikatif, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan cincau hijau yang dipandu Novrilia Atika Nabila, mulai dari proses pengolahan daun hingga siap dikonsumsi.

Baca juga: Profil Prof. Elfahmi, Rektor Itera 2026–2030: Doktor Farmasi Lulusan Belanda, Punya Jejak Riset & Inovasi Kuat

Mahasiswa Ikut Terlibat

Program Siaga Hipertensi turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Prodi Farmasi Itera yang berperan dalam pelaksanaan skrining kesehatan, pendampingan peserta, hingga demonstrasi pengolahan herbal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Itera Kenalkan Cincau Hijau untuk Bantu Kendalikan Hipertensi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!