Selasa, 30 JUNI 2026 • 14:45 WIB

Lampung Siapkan Kelas Migran Vokasi, Buka Peluang Kuliah dan Kerja di Korea Selatan

Author

Ilustrasi pekerja. (Unsplash/Khang Nguyen)

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda melalui pengembangan Program Kelas Migran Vokasi. Program ini diproyeksikan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menekan angka pengangguran di Lampung.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (30/6/2026).

Rapat mengevaluasi pelaksanaan Program Kelas Migran Vokasi yang telah berjalan serta membahas peluang kerja sama pendidikan vokasi ke Republik Korea bersama Asparindo Institute dan KOLA Korea Eduwork.

Baca juga: Peluang Emas ke Jepang: 2.658 Pelajar Lampung Sudah Ikut Program Migran Vokasi

Peluang Kuliah dan Bekerja di Korea Selatan

Dalam pembahasan dijelaskan, Korea Selatan saat ini menghadapi penurunan jumlah penduduk usia produktif sehingga membutuhkan tenaga kerja terampil sekaligus mahasiswa internasional.

Pemprov Lampung membahas program Kelas Migran Vokasi peluang ke Korea Selatan. (Pemprov Lampung)

Melalui kebijakan Study Korea 300K, pemerintah Korea Selatan membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus bekerja secara legal selama masa studi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kerja sama tersebut membuka peluang bagi lulusan SMA, SMK, dan MA di Lampung untuk memperoleh pendidikan bertaraf internasional, meningkatkan kompetensi global, hingga membangun karier profesional di Korea Selatan.

Baca juga: Perwakilan dari Jepang Tinjau Kelas Vokasi Migran di SMKN 4 Bandar Lampung

Lampung Miliki Potensi SDM Besar

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan Provinsi Lampung memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Setiap tahun terdapat sekitar 120 ribu lulusan SMA sederajat, namun hanya sekitar 45 ribu yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menghadirkan program pendidikan dan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan pasar kerja global.

"Harapan kita bukan hanya Jepang, tetapi juga Korea Selatan, Taiwan, dan negara-negara lainnya. Kita akan menyiapkan skema bagi peserta yang berminat agar dapat memilih negara tujuan," ujar Jihan.

Ia menilai pengembangan Program Kelas Migran Vokasi dapat menjadi salah satu strategi untuk menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan kualitas SDM dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung.

Baca juga: Lampung Jadi Percontohan Nasional Program Kelas Migran Vokasi SMK/SMA, 8.500 Siswa Tertarik

Pemprov Lampung Siap Perluas Kerja Sama Internasional

Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik peluang kerja sama tersebut dan siap menjajakinya lebih lanjut, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga sektor industri.

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

"Kami menyambut peluang kerja sama ini dengan tangan terbuka dan siap menjajakinya lebih lanjut, bukan hanya di bidang pendidikan tetapi juga sektor industri. Yang perlu kita siapkan adalah sumber daya manusianya," katanya.

Target Tingkatkan SDM Berdaya Saing Global

Melalui Program Kelas Migran Vokasi, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan kualitas SDM yang mampu bersaing di tingkat internasional, memperluas akses pendidikan tinggi luar negeri, meningkatkan kemampuan bahasa Korea dan keterampilan kerja, serta membuka peluang bekerja secara legal dan profesional di luar negeri.

Baca juga: Kabar Baik! Pengangguran di Lampung Turun 3 Tahun Berturut-turut, Kini Tersisa 202.320 Orang

Bagi peserta, program ini diharapkan memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi di Korea Selatan, bekerja secara legal selama masa studi, memperoleh sertifikasi kompetensi internasional, hingga membuka peluang memperoleh Visa Kerja Profesional (E-7) sesuai persyaratan yang berlaku.

Pemprov Lampung menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan pengembangan SDM guna menciptakan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di pasar kerja global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU