LAMPUNG – Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak melalui program AstroKIDZ, kegiatan edukasi astronomi yang menjadi bagian dari rangkaian NGABRIL (NGAmat BaReng OAIL).
Program ini menjadi alternatif kegiatan positif selama masa libur sekolah dengan mengajak peserta mengenal berbagai objek langit, mulai dari planet, bintang, hingga fase-fase Bulan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Sebanyak 16 peserta berusia 9 hingga 12 tahun mengikuti kegiatan yang berlangsung di Ruang Instrumen OAIL, Gedung Kuliah Umum 2 (GK2) Itera.
Dalam sesi AstroKIDZ, peserta diajak memahami fase-fase Bulan menggunakan media visual dan praktik sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak.
Kegiatan dipandu oleh tim asisten dan pendamping OAIL serta menghadirkan narasumber Dr. Robiatul Muztaba, dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera.
Baca juga: Mengenal Taman Cendawan Itera, Pusat Edukasi dan Konservasi Fungi di Sumatera
Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang astronomi, tetapi juga diajak untuk mengembangkan rasa ingin tahu terhadap fenomena alam semesta.
Program AstroKIDZ merupakan bagian dari komitmen OAIL yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itera dalam mendukung literasi sains sekaligus memperkenalkan dunia astronomi kepada generasi muda sejak dini.
Keseruan berlanjut pada malam hari melalui kegiatan observasi benda langit yang terbuka untuk umum. Selain peserta AstroKIDZ dan orang tua pendamping, kegiatan ini juga diikuti mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum.
Cuaca cerah yang menyelimuti langit Lampung membuat proses pengamatan berjalan optimal.
Baca juga: Gagal SNBT? Itera Masih Buka SMMPTN-Barat & SMT Itera, Cek Jadwalnya!
Untuk mendukung observasi, OAIL menyiapkan empat instrumen pengamatan, yaitu teleskop robotik mini Utopia III A dan Utopia III B, teleskop manual Baride Optics A-102, serta binokuler astronomi.
Melalui perangkat tersebut, peserta dapat mengamati berbagai objek langit menarik seperti Jupiter beserta satelit alaminya, Venus, Bulan, bintang ganda Alpha Centauri, serta kluster bintang M7 dan M8.
Selain mengamati benda langit, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan tim OAIL mengenai berbagai fenomena astronomi, cara kerja teleskop, hingga peluang pendidikan dan karier di bidang sains antariksa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: