Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas. (Taman Nasional Way Kambas)
LAMPUNG - Provinsi Lampung bukan hanya terkenal dengan keindahan pantai dan budaya, tetapi juga menyimpan kekayaan fauna yang luar biasa. Di balik hutan tropis dan kawasan konservasinya, Lampung menjadi rumah bagi berbagai satwa langka yang kini keberadaannya semakin terancam. Mulai dari gajah Sumatera, harimau Sumatera, hingga burung eksotis khas hutan tropis, semuanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam.
Namun, meningkatnya aktivitas manusia seperti perambahan hutan, perburuan liar, dan alih fungsi lahan membuat sejumlah hewan endemik Lampung berada di ambang kepunahan.
Karena itu, mengenal dan memahami satwa khas daerah sendiri menjadi langkah awal penting untuk menumbuhkan kesadaran konservasi. Lalu, apa saja hewan endemik dan satwa langka yang menjadi kebanggaan Lampung? Berikut ulasan lengkapnya.
Lampung memiliki sejumlah kawasan konservasi penting seperti Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, dan kawasan hutan lindung lainnya yang menjadi habitat alami berbagai satwa dilindungi.
Ilustrasi gajah di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. (Diskominfotik Lampung)
Salah satu ikon fauna Lampung adalah Gajah Sumatera. Hewan ini banyak ditemukan di kawasan Taman Nasional Way Kambas yang menjadi pusat konservasi gajah terbesar di Indonesia.
Gajah Sumatera memiliki ukuran tubuh lebih kecil dibanding gajah Afrika, tetapi tetap memiliki kekuatan luar biasa. Satwa ini dikenal cerdas dan memiliki ikatan sosial yang kuat dalam kelompoknya.
Saat ini populasi gajah Sumatera terus menurun akibat konflik dengan manusia dan penyempitan habitat.
Baca juga: Mengenal Taman Nasional Way Kambas, Pusat Konservasi Gajah Sumatera
Ilustrasi harimau. (Unsplash/Geoffrey Gu)
Satwa predator yang sangat identik dengan Pulau Sumatera adalah Harimau Sumatera. Lampung menjadi salah satu habitat penting bagi spesies ini, terutama di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
Harimau Sumatera memiliki ukuran tubuh lebih kecil dibanding harimau Bengal, namun lebih lincah dan agresif. Corak belangnya lebih rapat dengan warna yang cenderung gelap.
Satwa ini berstatus kritis atau critically endangered menurut IUCN karena ancaman perburuan dan hilangnya habitat alami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber