Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 15:05 WIB

Lampung Jajaki Investasi Karbon dengan Amazon, Potensi Hutan Way Kambas Jadi Sorotan Global

Lampung Jajaki Investasi Karbon dengan Amazon, Potensi Hutan Way Kambas Jadi Sorotan GlobalJajaran Pemprov Lampung dan perusahaan Amazon saat melakukan peninjauan di Taman Nasional Way Kambas. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau dengan perusahaan global Amazon, khususnya perdagangan karbon.

Peluang investasi tersebut terungkap dalam kunjungan lapangan terkait peluang investasi hijau sektor kehutanan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik ketertarikan investor global terhadap potensi karbon di daerah. Menurutnya, Lampung memiliki sumber daya alam yang besar dan relevan dengan agenda global penurunan emisi.

"Lampung memiliki kawasan hutan dan perhutanan sosial yang potensial untuk dikembangkan sebagai bagian dari perdagangan karbon. Ini menjadi peluang strategis, tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan," kata Jihan dilansir dari laman Pemprov Lampung, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha, Dorong Investasi dan Hilirisasi Daerah

Dia menjelaskan Pemprov Lampung berkomitmen mendukung investasi hijau yang berkelanjutan dan sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan. 

"Kami ingin investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun ekonomi daerah. Karena itu, pendekatannya harus kolaboratif dan berkelanjutan," ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menjelaskan calon investor yang hadir merupakan pihak yang berminat melakukan perdagangan karbon dengan Indonesia, termasuk melalui Provinsi Lampung.

"Mereka berencana melakukan carbon trading dengan Indonesia, dan Lampung menjadi salah satu lokasi yang diharapkan dapat melakukan transaksi tersebut," ujar Yanyan.

Baca juga: Penerbangan Lampung–Malaysia Buka Peluang Ekspor, Pariwisata, dan Investasi Baru

Ia menyebutkan, Lampung memiliki potensi besar terutama pada skema perhutanan sosial. Kondisi ini memungkinkan penanaman dan pertumbuhan pohon yang berfungsi sebagai penyerap karbon atau carbon sink.

"Kami memperkenalkan kondisi Lampung, baik di kawasan Taman Nasional Way Kambas maupun perhutanan sosial di Pesawaran. Tujuannya agar investor mendapat gambaran langsung mengenai potensi karbon yang dimiliki Provinsi Lampung," jelasnya.

Yanyan menambahkan, proses menuju terjadinya transaksi karbon masih membutuhkan tahapan yang cukup panjang. Namun, kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional dan internasional.

"Setidaknya ini menjadi satu langkah awal untuk membuka jalan dan menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi karbon yang menjanjikan," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lampung Jajaki Investasi Karbon dengan Amazon, Potensi Hutan Way Kambas Jadi Sorotan Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!