Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas. (Taman Nasional Way Kambas)
LAMPUNG - Provinsi Lampung memiliki pusat konservasi gajah Sumatera. Namanya adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan salah satu destinasi wisata alam dan konservasi di Indonesia.
Taman nasional ini dikenal sebagai rumah bagi spesies langka dan terancam punah, khususnya gajah-gajah Sumatera.
Dilansir dari wikipedia, Taman Nasional Way Kambas berdiri pada 1985 adalah sekolah gajah pertama di Indonesia.
Awalnya, sekolah gajah bernama Pusat Latihan Gajah (PLG) namun setelah beberapa tahun terakhir namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan dan konservasi.
Taman Nasional Way Kambas adalah satu dari dua kawasan konservasi yang berbentuk taman nasional di Provinsi Lampung selain Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Luas kawasan Taman Nasional Way Kambas adalah 125.621 hektare. Taman Nasional Way Kambas secara geografis terletak antara 40°37’ – 50°16’ Lintang Selatan dan antara 105°33’ – 105°54’ Bujur Timur.
Berada di bagian tenggara Pulau Sumatera di wilayah Provinsi Lampung. Kawasan ini berada pada ketinggian antara 0–50 mdpl dengan topografi yang datar sampai dengan landai.
Ekosistem utama di Taman Nasional Way Kambas dibedakan menjadi lima tipe yaitu ekosistem hutan hujan dataran rendah, ekosistem rawa, ekosistem hutan bakau, ekosistem pantai, dan ekosistem riparian.
Di Taman Nasional Way Kambas, selain dihuni oleh gajah-gajah Sumatera, terdapat juga spesies hewan langka yang hampir punah.
Beberapa di antaranya adalah Badak sumatera, Gajah Sumatera, Harimau sumatera, Mentok Rimba, Buaya sepit, Kijang, Tapir, Rusa dan Beruang Madu.
Badak di Taman Nasional Way Kambas. (Instagram/badak.indonesia)
Selain itu, terdapat jenis-jenis primata seperti lutung, Owa, siamang, dan lain-lain. Di bagian pesisir sering ditemukan berbagai jenis burung antara lain Bangau Tongtong, Sempidan Biru, Kuau raja, Burung Pependang Timur, dan beberapa burung lainnya.
Untuk tanaman banyak diketemukan Api-api, Pidada, Nipah, pandan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan