LAMPUNG - Inovasi Smart Bus Rapid Transit (BRT) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menarik perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung.
Berawal dari promosi Smart BRT Itera di media sosial, BI menginisiasi rapat koordinasi bersama Itera dan Dinas Perhubungan untuk membahas penerapan QRIS Tap pada layanan transportasi publik Smart BRT Itera.
Langkah ini menjadi sinyal kuat inovasi teknologi karya sivitas akademika Itera mulai dilirik sebagai bagian dari pengembangan ekosistem transportasi digital di Lampung.
Dalam rapat itu, Itera mempresentasikan pengembangan sistem transportasi cerdas yang mengintegrasikan teknologi pembayaran digital, data mobilitas, hingga konektivitas layanan publik.
Penerapan QRIS Tap dinilai mampu menghadirkan sistem pembayaran transportasi yang lebih cepat, praktis, dan efisien bagi masyarakat.
Baca juga: Resmi Beroperasi! Smart BRT Itera Rute Kampus-MBK Tarif Rp5.000
Selain itu, Itera juga mendorong pengembangan fitur pendukung, seperti integrasi antar penyedia teknologi dan penyediaan Wi-Fi gratis pada armada BRT untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.
Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung, Dyah Etika, menyampaikan Smart BRT Itera dinilai sejalan dengan upaya percepatan digitalisasi transaksi daerah yang terus dikembangkan Bank Indonesia.
“QRIS Tap diharapkan dapat memberikan pengalaman pembayaran yang lebih mudah dan efisien bagi masyarakat sekaligus mendukung transformasi layanan transportasi publik berbasis digital,” ujar Dyah.
Selain membahas implementasi teknologi pembayaran, diskusi juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi publik yang aman, nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.
Perwakilan Dinas Perhubungan, Tommy, menyampaikan peningkatan volume kendaraan menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui penguatan layanan transportasi umum modern berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui pengembangan Smart BRT, Itera terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi teknologi yang aktif menghadirkan inovasi bagi masyarakat.
Kolaborasi bersama Bank Indonesia dan Dinas Perhubungan diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem transportasi publik yang lebih digital, inklusif, dan terintegrasi, sekaligus mendukung pengembangan konsep smart city di Provinsi Lampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan