Jumat, 24 JULI 2026 • 13:56 WIB

LIFMove 2026 Bawa Wastra Lampung Menuju Panggung Dunia

Author

Lampung International Fashion Movement (LIFMove) 2026. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG – Lampung International Fashion Movement (LIFMove) 2026 menjadi panggung besar bagi Provinsi Lampung untuk memperkenalkan kekayaan wastra dan industri kreatif daerah ke pasar internasional. Ajang yang digelar pada 22–23 Juli 2026 di Hotel Radisson Lampung itu mempertemukan desainer, pelaku UMKM, akademisi, hingga mitra industri dalam satu ekosistem kolaboratif yang berorientasi global.

Tidak sekadar menjadi pergelaran busana, LIFMove 2026 menjadi strategi memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu pusat pengembangan industri fashion berbasis budaya di Indonesia. Melalui kegiatan ini, Lampung menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal mampu diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi dan memiliki daya saing di pasar dunia.

Berbagai agenda digelar dalam ajang tersebut, mulai dari fashion show, pameran produk wastra dan kriya, business matching, hingga forum kolaborasi yang mempertemukan desainer lokal dengan pelaku industri fashion nasional dan internasional.

Baca juga: Dekranasda Lampung Ajak Generasi Muda Angkat Wastra dan Budaya Daerah

Dekranasda Dorong Wastra Lampung Go Global

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mengatakan LIFMove merupakan ruang strategis yang menghubungkan kreativitas lokal dengan peluang pasar internasional.

"Semoga ajang ini menjadi ruang kolaborasi untuk menghubungkan kreativitas lokal dengan panggung internasional, sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra budaya dan talenta fashion Lampung ke kancah dunia," ujar Purnama Wulan Mirza saat membuka acara, Rabu (22/7/2026).

Ia menegaskan, sinergi antara desainer, pelaku industri kreatif, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang memperkuat daya saing fashion Indonesia di pasar global.

Karena itu, Purnama Wulan mengajak seluruh pihak terus berkolaborasi mengangkat karya lokal, melestarikan budaya, sekaligus membawa nama Lampung semakin dikenal di tingkat internasional.

Baca juga: INACRAFT 2026: Wastra Tapis & UMKM Lampung Bidik Pasar Global

Inspiration Class Lahirkan 22 Karya Wastra Baru

Ketua Panitia LIFMove 2026, Laila Al Khusna, menjelaskan penyelenggaraan acara tersebut merupakan hasil persiapan selama sekitar sembilan bulan dengan visi menjadikan Lampung sebagai kekuatan baru industri fashion Indonesia.

Ia juga mengapresiasi dukungan Dekranasda Provinsi Lampung dan Bank Indonesia Provinsi Lampung yang mendorong lahirnya desainer muda melalui Program Inspiration Class.

Program yang berjalan sejak awal 2025 itu dirancang sebagai wadah pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas pelaku industri fashion dan kriya dengan melibatkan talenta muda, perajin, UMKM binaan, mentor, hingga mitra strategis.

Pada 2026, program tersebut diperkuat melalui kolaborasi Bank Indonesia Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Pringsewu, serta Kota Bandar Lampung.

Selama enam bulan pelaksanaan, sebanyak 12 peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK, peserta umum, hingga penyandang disabilitas mengikuti proses seleksi, mentoring, pelatihan, dan pendampingan.

Hasilnya, lahir koleksi bertajuk Secacanan Wastra Lampung, yang berarti semesta dalam satu ikatan. Dari program tersebut tercipta 22 karya yang terdiri atas kategori wastra, ready to wear, dan home decor.

Baca juga: Istri Gubernur Lampung Tampil di Catwalk Promosikan Wastra Lampung

Ketua Dekranasda Turun ke Catwalk

Koleksi hasil Inspiration Class turut diperagakan dalam panggung utama LIFMove 2026.

Momen yang menarik perhatian publik terjadi ketika Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo tampil sebagai model dengan mengenakan koleksi Secacanan Wastra Lampung.

Penampilan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan talenta muda, pelestarian budaya, serta promosi produk kreatif lokal.

Kolaborasi dengan New York Indonesia Fashion Week

Laila mengatakan keberhasilan membawa karya dan wastra Lampung ke panggung internasional tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk kerja sama dengan New York Indonesia Fashion Week.

"Kolaborasi ini menjadi langkah nyata bahwa wastra dan industri kreatif Lampung memiliki kualitas serta daya saing untuk tampil di panggung global," ujarnya.

Baca juga: Motif Batik Lampung Akan Dipasarkan di 120 Gerai Batik Keris

Menurutnya, LIFMove bukan hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga membuka akses pasar, memperluas peluang investasi sektor ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk-produk wastra dan fashion lokal.

Melalui jejaring kerja sama yang semakin luas, para pelaku UMKM dan desainer Lampung diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, kualitas produk, hingga memperbesar peluang ekspor.

"LIFMove menjadi awal dari perjalanan besar untuk mengangkat fashion Lampung ke tingkat internasional sekaligus menginspirasi lahirnya lebih banyak talenta kreatif dari Sang Bumi Ruwa Jurai," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU