Senin, 11 MEI 2026 • 10:22 WIB

Progres Tol Palembang–Betung Tembus 81,99%, Lahan 87,45%, Hutama Karya Targetkan Rampung Sesuai Jadwal

Author

Ruas tol Palembang-Betung. (Hutama Karya)

LAMPUNG - PT Hutama Karya terus mengakselerasi pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung sebagai salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di wilayah Sumatera Selatan.

Ruas tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas Palembang menuju wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Hingga April 2026, progres pengadaan lahan Jalan Tol Palembang–Betung telah mencapai 87,45%, sementara progres konstruksi mencapai 81,99%.

Secara keseluruhan, ruas ini terbagi menjadi beberapa bagian, yakni Palembang–Rengas sepanjang 21,5 km dengan progres lahan 95,43% dan konstruksi 92,07%; Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33,0 km dengan progres lahan 95,58% dan konstruksi 89,88%; serta Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,7 km dengan progres lahan 89,09% dan konstruksi 57,17%.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan jalan Tol Palembang–Betung merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Kayu Agung–Palembang yang telah beroperasi.

Baca juga: Mengapa Lampung Dikenal dengan Julukan Sai Bumi Ruwa Jurai? Ini Penjelasannya

Ke depan, ruas ini akan menjadi bagian penting dari jaringan penghubung antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, sehingga diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Pembangunan Tol Palembang–Betung terus kami dorong agar dapat berjalan sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek mutu, keselamatan, dan tata kelola konstruksi yang baik. Ruas ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas di Sumatera Selatan, termasuk sebagai bagian dari jaringan yang nantinya menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi,” kata Iwan dalam keterangan resminya.

Melalui peninjauan langsung tersebut, Hutama Karya juga memperkuat koordinasi antara manajemen, tim proyek, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Langkah ini dilakukan agar berbagai tantangan teknis di lapangan dapat diidentifikasi lebih cepat dan ditangani secara tepat, sehingga progres pembangunan tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai standar. Koordinasi terus kami perkuat agar hambatan di lapangan dapat segera ditangani dan percepatan penyelesaian proyek dapat berjalan optimal,” kata Iwan.

Baca juga: Tol Fungsional Palembang-Betung Beroperasi 13-29 Maret, Catat Aturannya

Hutama Karya berharap pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas harian, mendukung distribusi logistik, hingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan.

Dengan akses yang semakin mudah dan waktu tempuh yang lebih singkat, ruas ini diyakini dapat menjadi salah satu penggerak konektivitas dan ekonomi daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran setiap ruas tol diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU