Menara Siger ikon Provinsi Lampung. (ASDP)
LAMPUNG - Mengapa Lampung dikenal dengan sebutan “Sai Bumi Ruwa Jurai”? Julukan ini begitu melekat dalam identitas masyarakat Lampung, mulai dari slogan pemerintahan, budaya, hingga berbagai simbol daerah.
Namun di balik kalimat yang sering terdengar tersebut, tersimpan sejarah panjang dan filosofi mendalam tentang keberagaman, persatuan, serta karakter masyarakat Lampung sejak masa lampau.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap asal-usul, makna, hingga alasan kenapa Lampung disebut Sai Bumi Ruwa Jurai dan bagaimana nilai itu masih hidup hingga sekarang.
Julukan “Sai Bumi Ruwa Jurai” berasal dari bahasa Lampung yang memiliki arti filosofis mendalam.
Secara etimologi:
Istilah ini merujuk pada dua kelompok adat besar masyarakat Lampung, yaitu:
Kedua kelompok adat tersebut hidup berdampingan dan menjadi fondasi budaya masyarakat Lampung hingga saat ini.
Baca juga: Daftar Lengkap Kabupaten dan Kota di Provinsi Lampung Beserta Ibu Kotanya
Kelompok Pepadun umumnya berkembang di wilayah pedalaman Lampung.
Ciri khasnya:
Masyarakat Pepadun banyak tersebar di:
Sementara Saibatin berkembang di wilayah pesisir Lampung.
Karakteristiknya:
Wilayah persebarannya antara lain:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber