Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 09:55 WIB

Razia Kendaraan di Lampung, Ini Sasaran dan Tanggal Pelaksanaannya

Author

Ilustrasi razia kendaraan di Lampung (Polda Lampung)

LAMPUNG - Polda Lampung dan jajaran polres se-Lampung menggelar razia kendaraan Operasi Zebra Krakatau 2025 selama 14 hari mulai tanggal 17 November sampai 30 November 2025.

Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung sebagai garda terdepan melibatkan sebanyak 667 personel gabungan polda dan dan jajaran polres.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan Operasi Zebra Krakatau 2025 mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif, namun tetap mengutamakan langkah edukatif, persuasif, dan humanis. 

"Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dengan penindakan yang proporsional, di mana tilang manual, ETLE statis, ETLE mobile, dan teguran simpatik akan diterapkan sesuai tingkat pelanggaran,” kata kapolda, Selasa (18/11/2025).

Baca juga: Pengelola Tol Lampung Razia Kendaraan ODOL, 16 Kendaraan Ditilang

Dia menjelaskan Operasi Zebra Krakatau ini bertujuan untuk menekan, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan yang membahayakan pengendara, serta diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya aturan berlalu lintas untuk menciptakan situasi berlalu lintas yang aman dan tertib.

"Prioritas kami adalah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dengan fatalitas tinggi. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Mari ciptakan kamseltibcar lantas yang kondusif dengan mengedepankan kesadaran hukum dan kepatuhan masyarakat,” jelasnya.

Operasi Zebra Krakatau 2025 dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui penegakan hukum yang profesional dan komunikasi intensif dengan masyarakat sehingga terciptanya sumber daya manusia yang tertib berlalu lintas.

Baca juga: Operasi Patuh Krakatau 2025 di Lampung, Ini Delapan Pelanggaran yang Jadi Sasaran Razia

Menurutnya, operasi tahun ini memiliki tiga sasaran utama yaitu meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

Kemudian, membangun budaya tertib lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan dan mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat, terutama menjelang Operasi Lilin 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU