Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 09:31 WIB

Pencarian Penumpang Jatuh dari KMP Batumandi Resmi Dihentikan Setelah 7 Hari

Pencarian Penumpang Jatuh dari KMP Batumandi Resmi Dihentikan Setelah 7 HariTim SAR gabungan saat melakukan upaya pencarian terhadap korban. (Basarnas Lampung)

LAMPUNG - Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap penumpang yang dilaporkan jatuh dari KMP Batumandi di perairan sekitar Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan, setelah melakukan pencarian selama tujuh hari tanpa membuahkan hasil.

Korban diketahui bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), warga Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Keputusan penghentian operasi diambil pada Rabu (15/7/2026) setelah seluruh tahapan pencarian sesuai prosedur telah dilaksanakan.

Hari Ketujuh Pencarian Belum Membuahkan Hasil

Pada hari terakhir operasi, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran sejak pagi menggunakan RIB 02 di wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban berdasarkan analisis SAR Map Prediction.

Area pencarian difokuskan di perairan sekitar Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi. Namun hingga sore hari, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Baca juga: Penumpang KMP Batumandi Diduga Jatuh ke Laut, Tim SAR Sisir Perairan Bakauheni

Basarnas: Operasi Dihentikan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung yang diwakili Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan seluruh kemampuan terbaik telah dikerahkan selama proses pencarian.

Tim melakukan penyisiran di permukaan laut, analisis pergerakan korban menggunakan SAR Map Prediction, serta berkoordinasi dengan berbagai unsur dan masyarakat nelayan di sekitar lokasi.

"Berdasarkan hasil evaluasi dan kesepakatan bersama keluarga, Operasi SAR resmi dihentikan dan dinyatakan selesai dengan hasil korban dinyatakan hilang. Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, Basarnas siap membuka kembali operasi pencarian.", ujar Rezie.

Keputusan penghentian operasi diambil melalui musyawarah bersama seluruh unsur SAR Gabungan dan pihak keluarga korban yang diwakili Saladin, paman korban.

Baca juga: Pencarian Korban Jatuh dari KMP Batumandi Diperluas hingga Pulau Sebesi

Libatkan Berbagai Unsur SAR

Selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan personel dari Pos SAR Bakauheni, Ditpolairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Lampung Selatan, TNI AL Kalianda, ASDP Bakauheni, serta keluarga korban.

Tim juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya arus bawah laut yang cukup kuat serta keterbatasan sinyal komunikasi di wilayah pencarian.

Basarnas Lampung mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi, agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban melalui Call Center Basarnas 115 atau Command Center Basarnas Lampung di 0812-8004-8006.

Dengan berakhirnya operasi tersebut, seluruh personel SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing disertai apresiasi atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan pencarian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pencarian Penumpang Jatuh dari KMP Batumandi Resmi Dihentikan Setelah 7 Hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!