Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 JULI 2026 • 11:08 WIB

Gubernur Lampung Diangkat Jadi Saudara Sultan Sekala Brak, Terima Tongkat Pusaka Bindung Langit

Gubernur Lampung Diangkat Jadi Saudara Sultan Sekala Brak, Terima Tongkat Pusaka Bindung LangitGubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi diangkat sebagai saudara Sultan Sekala Brak sekaligus menerima Tongkat Pusaka Bindung Langit dalam prosesi adat Angkon Muakhi. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi diangkat sebagai saudara Sultan Sekala Brak sekaligus menerima Tongkat Pusaka Bindung Langit dalam prosesi adat Angkon Muakhi (Pengakuan Bersaudara) yang digelar Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong.

Dalam prosesi sakral yang berlangsung di Lamban Gedung, Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat, beberapa waktu lalu, Gubernur Mirza juga dianugerahi Lencana Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong dan Lencana Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Melalui prosesi tersebut, Mirza dikukuhkan sebagai Jamma Balak ni Saibatin atau Orang Besar di Kerajaan sekaligus menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Sekala Brak.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, serta para pemangku adat.

Baca juga: Gubernur Lampung Bahas Pelestarian Budaya dan Desa Wisata bersama 5 Tokoh Adat Sai Batin

Angkon Muakhi Simbol Persaudaraan Antar Generasi

Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23, Paduka Yang Mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong, menjelaskan bahwa prosesi Angkon Muakhi memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar seremoni adat.

Menurutnya, prosesi tersebut merupakan simbol ikatan persaudaraan yang akan diwariskan lintas generasi.

"Angkon Muakhi ini adalah sebuah bentuk rasa untuk menyatakan hubungan yang guyup dan dekat untuk diteruskan dari generasi ke generasi. Tongkat yang kita berikan tadi bukan merupakan kebetulan, tongkat itu memiliki makna dan nilai," ujar Pangeran Edward Syah Pernong.

Mirza: Amanah Besar Menjaga Hubungan Pemerintah dan Masyarakat Adat

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan rasa syukur atas penghormatan yang diberikan Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong.

"Ini merupakan amanah besar yang harus saya jaga. Amanah untuk terus merawat hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat adat serta memastikan setiap kebijakan pembangunan tetap menghormati nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur," ujar Mirza.

Baca juga: Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Gubernur Siapkan 16 Desa Budaya di Lampung

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

"Kami ingin budaya Lampung tidak hanya terjaga sebagai warisan, tetapi tetap hidup dalam keseharian masyarakat," katanya.

Budaya Jadi Fondasi Pembangunan Lampung

Pada kesempatan tersebut, Mirza mengungkapkan tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan 17 desa sebagai Desa Wisata Berbudaya, termasuk Kepaksian Pernong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Lampung Diangkat Jadi Saudara Sultan Sekala Brak, Terima Tongkat Pusaka Bindung Langit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!