Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 JUNI 2026 • 11:29 WIB

Lampung Siapkan Transformasi Sampah Jadi Energi, Gandeng GGGI dan BoemiKita

Lampung Siapkan Transformasi Sampah Jadi Energi, Gandeng GGGI dan BoemiKitaIlustrasi sampah. (Unsplash/Ariungoo Batzorig)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung terus mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat kolaborasi dengan Yayasan Boemi dan Kita (BoemiKita) serta Global Green Growth Institute (GGGI) Indonesia untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan teknologi ramah lingkungan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dengan perwakilan BoemiKita dan GGGI Indonesia di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinergi reaktivasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) terintegrasi sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Baca juga: Lampung Jadi Pilot Project Pengolahan Sampah Modern Berbasis Energi

Lampung Kejar Target Waste to Energy 2029

Dalam pertemuan itu, Jihan menyatakan persoalan sampah di Lampung sudah berada pada tahap yang memerlukan penanganan serius dan menyeluruh. Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata.

"Persoalan sampah di Lampung sangat besar, keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Yang ingin saya garis bawahi, cita-cita kita adalah mewujudkan waste to energy pada 2029. Kami sangat terbuka karena membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengelola sampah agar menjadi peluang yang bernilai," ujar Jihan.

Lampung Siapkan Transformasi Sampah Jadi Energi, Gandeng GGGI dan BoemiKitaWagub Lampung, Jihan Nurlela, saat menerima audiensi perwakilan BoemiKita dan GGGI Indonesia. (Pemprov Lampung)

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.

Baca juga: Ubah Sampah Jadi Rupiah, Ini Daftar Lokasi Bank Sampah di Lampung

Reaktivasi TPS3R Jadi Langkah Strategis

Jihan menjelaskan meskipun pengelolaan sampah merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Lampung tetap dapat berperan melalui berbagai program pendampingan dan penguatan kebijakan.

Salah satu langkah yang menjadi fokus adalah reaktivasi TPS3R yang selama ini belum beroperasi optimal. Banyak fasilitas pengolahan sampah yang telah dibangun namun belum berjalan maksimal karena minimnya pendampingan kepada masyarakat dan pengelola di lapangan.

Melalui kolaborasi dengan BoemiKita dan GGGI Indonesia, TPS3R diharapkan dapat kembali berfungsi sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendukung penyerapan sampah anorganik secara berkelanjutan.

Baca juga: Sampah di Lampung Bakal Jadi Energi Listrik, Pembangunan PSEL Ditarget Mulai November 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lampung Siapkan Transformasi Sampah Jadi Energi, Gandeng GGGI dan BoemiKita

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!