Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 JANUARI 2026 • 10:08 WIB

Bank Sampah Aksata Anucara, Wujud Nyata Dukungan Mahasiswa Itera Menuju Kampus Bebas Sampah

Bank Sampah Aksata Anucara, Wujud Nyata Dukungan Mahasiswa Itera Menuju Kampus Bebas SampahPengurus Bank Sampah Aksata Anucara Itera Lampung. (Itera Lampung)

LAMPUNG - Komitmen Institut Teknologi Sumatera (Itera) dalam mewujudkan Zero Waste Campus atau kampus bebas sampah mendapat dukungan nyata dari mahasiswa. 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengelolaan Bank Sampah Aksata Anucara, sebuah program berbasis komunitas yang mendorong pengelolaan sampah bernilai ekonomis dan berkelanjutan di lingkungan kampus.

Program Bank Sampah Aksata Anucara diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup Kampus (KLHK) Kabinet KM Itera dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Integrated Waste and Agro Centre Itera (IWACI) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itera. 

Program ini melibatkan sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan.

Baca juga: Lampung Luncurkan Program Bank Sampah Sekolah, Siswa Diharapkan Jadi Agen Perubahan

Selama pelaksanaannya pada periode September hingga November 2025, Bank Sampah Aksata Anucara didukung 44 panitia dan dibimbing oleh dosen pembina Ir. Rifqi Sufra, S.T., M.T., serta Suci Wulandari, S.T., M.T. 

Ketua Program Bank Sampah Aksata Anucara 2025, Qisthi Khaera Dayyana, menyampaikan bahwa program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sementara. 

“Melalui Bank Sampah di Kampus Itera, kami berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya yang berkelanjutan di lingkungan kampus,” kata dia.

Selama pelaksanaannya pada periode September hingga November 2025, Bank Sampah Aksata Anucara berhasil melibatkan lebih dari 35 nasabah dan mengelola sekitar 282 kilogram sampah.

Baca juga: Lampung Berbenah Terkait Pengelolaan Sampah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Secara historis, Bank Sampah Aksata Anucara telah dirintis oleh Kementerian Lingkungan Hidup Kabinet KM Itera sejak 2021. 

Program ini kemudian diimplementasikan secara resmi pada 2025 melalui kolaborasi dengan LPPM-IWACI sebagai respons atas kebutuhan solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah kampus.

Nama Aksata Anucara mengandung makna filosofis, yakni aksata yang berarti berkelanjutan dan anucara yang berarti sahabat. 

Filosofi tersebut merepresentasikan komitmen sivitas akademika Itera untuk menjadi mitra dalam menjaga lingkungan melalui penerapan gaya hidup ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bank Sampah Aksata Anucara, Wujud Nyata Dukungan Mahasiswa Itera Menuju Kampus Bebas Sampah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!