Selasa, 14 JULI 2026 • 07:45 WIB

Bakauheni Harbour City Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Unggulan Lampung

Author

Kawasan Bakauheni Harbour City di Lampung Selatan. (PT ASDP)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan Bakauheni Harbour City (BHC) sebagai pusat pertumbuhan pariwisata sekaligus motor penggerak ekonomi baru di Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama jajaran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Ruang Kerja Sekdaprov Lampung, Senin (13/7/2026).

Menurut Marindo, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pengembangan kawasan BHC menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya tarik wisata Lampung sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

"Pariwisata menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. Melalui sinergi dengan ASDP, kita ingin memastikan kawasan Bakauheni Harbour City dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Lampung," ujar Marindo.

Baca juga: Tren Kunjungan Wisata ke Kawasan Bakauheni Harbour City Meningkat pada 2025

BHC Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Kawasan Bakauheni Harbour City di malam hari. (PT ASDP)

Marindo menjelaskan, Bakauheni Harbour City memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata terpadu yang menggabungkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan usaha masyarakat di sekitar kawasan.

Selain itu, BHC juga diharapkan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai agenda dan kalender event pariwisata Provinsi Lampung sehingga mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

"Kita berharap kawasan ini semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan, menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, serta memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha dan masyarakat sehingga berdampak positif terhadap perekonomian Lampung," katanya.

Marindo menambahkan, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Baca juga: Padukan Olahraga dan Wisata, Ini Titik Sport Tourism Terbaik di Lampung

Menara Siger dan Harbour Fest Jadi Daya Tarik

Menara Siger ikon Provinsi Lampung. (ASDP)

Sementara itu, Project Head Bakauheni Harbour City Mario Sardadi mengatakan pengembangan BHC tidak hanya difokuskan sebagai kawasan wisata, tetapi juga untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, kawasan BHC memiliki sejumlah potensi unggulan, mulai dari keberadaan Menara Siger sebagai ikon Lampung hingga peluang kunjungan kapal pesiar yang melintasi kawasan Bakauheni.

"Bakauheni memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang Sumatera. Kami ingin pengembangan BHC tidak hanya menghadirkan kawasan wisata, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas ekonomi dan sosial," ujar Mario.

Sebagai upaya meningkatkan daya tarik kawasan, ASDP juga telah menyiapkan sejumlah agenda, salah satunya Harbour Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus mendatang.

"Melalui berbagai kegiatan di BHC, kami berharap masyarakat dapat ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan kawasan ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar pengembangan Bakauheni Harbour City dapat berjalan dan memberikan dampak berkelanjutan," katanya.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Bakauheni Harbour City berkembang menjadi destinasi wisata unggulan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi kreatif, dan membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat Lampung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU