Rabu, 06 MEI 2026 • 13:23 WIB

Kabar Baik! Pengangguran di Lampung Turun 3 Tahun Berturut-turut, Kini Tersisa 202.320 Orang

Author

Ilustrasi pekerja. (Pixabay/ shouravsheikh)

LAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis data Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Lampung periode Februari 2026. Data menunjukkan adanya peningkatan jumlah penduduk bekerja serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara tahunan.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution dalam siaran pers di Bandar Lampung, pada Senin (5/5/2026), mengatakan TPT Provinsi Lampung pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,95 persen.

Angka ini menurun dibandingkan posisi Februari 2025 yang sebesar 4,07 persen, dan Februari 2024 yang sebesar 4,12 persen sekaligus menunjukkan tren perbaikan kondisi pasar kerja.

Secara keseluruhan, jumlah Penduduk Usia Kerja di Provinsi Lampung pada Februari 2026 mencapai 7.241,03 ribu orang naik 1,32 persen.

Dari jumlah tersebut, 5.115,90 ribu orang merupakan Angkatan Kerja (AK) naik 0,59 persen, sementara 2.125,12 ribu orang termasuk Bukan Angkatan Kerja (BAK) naik 3,10 persen, seperti sekolah, mengurus rumah tangga, dan lainnya.

“Jumlah penduduk yang bekerja mencapai 4.913,59 ribu orang. Sepanjang periode Februari 2025 hingga Februari 2026, terjadi penyerapan tenaga kerja sebesar 34,53 ribu orang,” kata Ahmadriswan.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan I-2026 Capai 5,58%, Tertinggi Sejak 2014!

Sejalan dengan itu, jumlah pengangguran tercatat sebesar 202,32 ribu orang, menurun sebesar 4,49 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Tren ini menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi jumlah maupun tingkat pengangguran.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) secara umum mengalami penurunan dalam periode Februari 2024 hingga Februari 2026. TPAK laki-laki masih lebih tinggi dibandingkan TPAK perempuan, namun keduanya sama-sama menunjukkan tren penurunan dari Februari 2024 hingga Februari 2026.

Jumlah pengangguran mengalami penurunan dari 207,70 ribu orang di Februari 2024 menjadi 206,80 ribu orang di Februari 2025, dan kembali turun menjadi 202,32 ribu orang di Februari 2026.

Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka juga menunjukkan tren menurun. TPT tercatat sebesar 4,12% di Februari 2024, turun menjadi 4,07% di Februari 2025, dan kembali turun menjadi 3,95% di Februari 2026.

Baca juga: Perkembangan Transportasi Lampung Maret 2026: Seluruh Moda Angkutan Alami Peningkatan

Dari sisi kualitas pekerjaan, mayoritas penduduk yang bekerja merupakan Pekerja Penuh (bekerja minimal 35 jam seminggu) sebanyak 2.944,72 ribu orang atau sekitar 59,93 persen. Proporsi pekerja penuh mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebaliknya, Tingkat Setengah Pengangguran mengalami penurunan signifikan menjadi 423,46 ribu orang. Sementara itu, Pekerja Paruh Waktu (Pekerja Paruh Waktu adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain) tercatat sebanyak 1.545,41 ribu orang dengan tren yang relatif stabil.

Pada Februari 2026, kelompok status pekerjaan terbesar masih didominasi oleh Buruh/Karyawan/Pegawai dan Berusaha Sendiri. Selama setahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah pekerja pada kategori Buruh/Karyawan/Pegawai serta pekerja formal lainnya.

Perkembangan ini sejalan dengan tren peningkatan proporsi Jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan formal mengalami peningkatan dan mengalami penurunan pada kegiatan informal selama Februari 2025–Februari 2026.

Pekerja formal meningkat dari 1.434,47 ribu orang menjadi 1.527,78 ribu orang, sedangkan pekerja informal menurun dari 3.444,59 ribu orang menjadi 3.385,80 ribu orang.

Baca juga: Neraca Dagang Lampung Maret 2026 Surplus US$263 Juta, Meski Ekspor dan Impor Alami Penurunan

Dilihat dari lapangan usaha, distribusi penduduk bekerja masih didominasi sektor Pertanian, Perdagangan, dan Industri Pengolahan. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Provinsi Lampung.

Mayoritas penduduk yang bekerja memiliki tingkat pendidikan SD ke bawah sebesar 1.791,30 ribu orang atau 36,46 persen, tingkat pendidikan SMP sebesar 1.224,43 orang atau 24,92 persen, tingkat pendidikan SMA sebesar 977,64 ribu atau 19,90 persen.

Kemudian tingkat pendidikan SMK sebesar 483,05 ribu orang atau 9,83 persen, serta tingkat pendidikan Diploma ke Atas sebesar 437,16 ribu orang atau 8,90 persen. Selama Februari 2025–Februari 2026, proporsi penduduk bekerja mengalami peningkatan pada jenjang Pendidikan SMP, SMA, dan SMK.

Secara umum, kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Lampung pada Februari 2026 menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan penurunan pengangguran, peningkatan penyerapan tenaga kerja, serta perbaikan kualitas pekerjaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU