LAMPUNG – Transformasi ekonomi digital di Provinsi Lampung terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga April 2026, jumlah merchant QRIS di Lampung tercatat mencapai 889 ribu merchant dengan nilai transaksi sebesar Rp1,87 triliun dan volume transaksi mencapai 22,4 juta kali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dan keuangan digital di daerah.
Menurutnya, peningkatan penggunaan QRIS menjadi indikator bahwa digitalisasi transaksi telah menjangkau berbagai sektor usaha dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Capaian 889 ribu merchant QRIS menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku usaha di Lampung yang memanfaatkan sistem pembayaran digital untuk mendukung kegiatan bisnis mereka.
“Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital serta menguatnya fondasi ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Lampung,” kata Bimo Epyanto.
Selain mempermudah transaksi bagi konsumen, penggunaan QRIS juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, serta mendukung inklusi keuangan di berbagai wilayah.
Bank Indonesia menilai pertumbuhan transaksi digital tersebut menjadi modal penting dalam mendorong ekonomi daerah yang lebih adaptif, modern, dan berdaya saing.
Baca juga: Lampung In Versi 2 Hadir dengan Teknologi AI, Permudah Pengaduan Masyarakat
Kick Off Siger Fest 2026. (Bank Indonesia Perwakilan Lampung)
Untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung juga beberapa waktu lalu menggelar Kick-Off SIGER Fest 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran layanan QRIS TAP pada SMART BRT ITERA.
Kegiatan ini menjadi langkah dalam memperluas digitalisasi pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik, transportasi, pendidikan, UMKM, perlindungan sosial hingga inovasi daerah.
SIGER Fest sendiri merupakan ajang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media untuk mendorong pemanfaatan ekonomi digital yang lebih luas.
Keberhasilan penyelenggaraan SIGER Fest 2025 yang berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp650 juta menjadi salah satu modal kuat untuk kembali mengembangkan literasi dan akseptasi pembayaran digital di Lampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Indonesia Lampung