Tugu Adipura atau Bundaran Gajah, ikon Kota Bandar Lampung. (Wikipedia.)
LAMPUNG - Setiap kota memiliki kisah panjang yang membentuk identitas dan karakternya. Bagi masyarakat Lampung, Kota Bandar Lampung bukan sekadar ibu kota provinsi, melainkan pusat sejarah, ekonomi, dan budaya yang terus berkembang dari masa ke masa.
Lantas, bagaimana perjalanan panjang kota ini hingga memasuki usia ke-344 tahun pada 2026? Peringatan Hari Jadi Kota Bandar Lampung menjadi momentum penting untuk menengok sejarah sekaligus menatap masa depan.
Pada 2026, Hari Jadi Kota Bandar Lampung memasuki usia ke-344 tahun. Usia yang tidak lagi muda ini merefleksikan perjalanan panjang sebuah wilayah yang dahulu dikenal sebagai Teluk Betung dan Tanjungkarang, sebelum akhirnya bersatu menjadi Kota Bandar Lampung.
Peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana memperkuat identitas daerah, semangat pembangunan, dan kebersamaan masyarakat.
Baca juga: Mengenal Tugu Adipura, Ikonnya Kota Bandar Lampung
Hari Jadi Kota Bandar Lampung diperingati setiap tanggal 17 Juni. Penetapan tanggal tersebut mengacu pada peristiwa historis yang berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan wilayah yang kini menjadi pusat pemerintahan Provinsi Lampung.
Sebelum menjadi Bandar Lampung, wilayah ini terdiri dari dua kota, yakni Tanjungkarang dan Teluk Betung. Kedua wilayah tersebut memiliki peran strategis sejak masa kolonial Belanda karena letaknya yang berada di jalur perdagangan Selat Sunda.
Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Teluk Betung berkembang sebagai kawasan pelabuhan dan pusat perdagangan, sedangkan Tanjungkarang menjadi pusat administrasi pemerintahan. Seiring perkembangan zaman, kedua wilayah ini semakin terintegrasi secara sosial dan ekonomi.
Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1983, nama Kota Tanjungkarang-Telukbetung secara resmi diubah menjadi Kota Bandar Lampung. Perubahan nama tersebut bertujuan memperkuat identitas sebagai ibu kota Provinsi Lampung dan pusat pertumbuhan wilayah di bagian selatan Pulau Sumatra.
Kini, Bandar Lampung telah berkembang menjadi kota metropolitan dengan berbagai fasilitas pendidikan, perdagangan, pariwisata, hingga transportasi yang terus mengalami kemajuan.
Baca juga: Menelusuri Jejak Sejarah dan Asal-Usul Terbentuknya Provinsi Lampung
Setiap peringatan Hari Jadi Kota Bandar Lampung biasanya mengusung tema khusus yang mencerminkan arah pembangunan daerah. Tema resmi Hari Jadi Bandar Lampung ke-344 Tahun 2026 adalah “Bandar Lampung Bersinar” yang merupakan akronim dari Bersinergi, Inovatif, Nyaman, Agamis, dan Responsif.
Sementara itu, untuk logo Hari Jadi Bandar Lampung ke-344 memadukan unsur budaya Lampung, seperti motif tapis, yang menjadi identitas daerah.
Logo HUT Ke-344 Kota Bandar Lampung. (Kominfo Bandar Lampung)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber