Jumat, 22 AGUSTUS 2025 • 09:01 WIB

Mengenal Taman Nasional Way Kambas, Pusat Konservasi Gajah Sumatera

Author

Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas. (Taman Nasional Way Kambas)

LAMPUNG - Provinsi Lampung memiliki pusat konservasi gajah Sumatera. Namanya adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan salah satu destinasi wisata alam dan konservasi di Indonesia.

Taman nasional ini dikenal sebagai rumah bagi spesies langka dan terancam punah, khususnya gajah-gajah Sumatera.

1. Sejarah Terbentuknya Taman Nasional Way Kambas

Dilansir dari wikipedia, Taman Nasional Way Kambas berdiri pada 1985 adalah sekolah gajah pertama di Indonesia. 

Awalnya, sekolah gajah bernama Pusat Latihan Gajah (PLG) namun setelah beberapa tahun terakhir namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan dan konservasi.

Taman Nasional Way Kambas adalah satu dari dua kawasan konservasi yang berbentuk taman nasional di Provinsi Lampung selain Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

2. Luas Lahan Taman Nasional Way Kambas

Luas kawasan Taman Nasional Way Kambas adalah 125.621 hektare. Taman Nasional Way Kambas secara geografis terletak antara 40°37’ – 50°16’ Lintang Selatan dan antara 105°33’ – 105°54’ Bujur Timur.

Berada di bagian tenggara Pulau Sumatera di wilayah Provinsi Lampung. Kawasan ini berada pada ketinggian antara 0–50 mdpl dengan topografi yang datar sampai dengan landai.

Ekosistem utama di Taman Nasional Way Kambas dibedakan menjadi lima tipe yaitu ekosistem hutan hujan dataran rendah, ekosistem rawa, ekosistem hutan bakau, ekosistem pantai, dan ekosistem riparian.

3. TNWK Selain Gajah Juga Kaya Akan Keanekaragaman Hayati

Di Taman Nasional Way Kambas, selain dihuni oleh gajah-gajah Sumatera, terdapat juga spesies hewan langka yang hampir punah.

Beberapa di antaranya adalah Badak sumatera, Gajah Sumatera, Harimau sumatera, Mentok Rimba, Buaya sepit, Kijang, Tapir, Rusa dan Beruang Madu.

Badak di Taman Nasional Way Kambas. (Instagram/badak.indonesia)

Selain itu, terdapat jenis-jenis primata seperti lutung, Owa, siamang, dan lain-lain. Di bagian pesisir sering ditemukan berbagai jenis burung antara lain Bangau Tongtong, Sempidan Biru, Kuau raja, Burung Pependang Timur, dan beberapa burung lainnya. 

Untuk tanaman banyak diketemukan Api-api, Pidada, Nipah, pandan.

4. Destinasi Edukatif dan Ekowisata

Taman nasional ini bukan hanya sekadar tempat penelitian dan konservasi, tapi juga tempat wisata edukatif.

Pengunjung bisa belajar tentang konservasi satwa liar, ikut kegiatan trekking, birdwatching, hingga menyusuri sungai.

5. Tiket Masuk dan Jam Operasional Kunjungan

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas, tiket masuknya cukup terjangkau yakni untuk pengunjung lokal sebesar Rp 20.000 per orang untuk hari biasa, sedangkan hari libur, weekend dan cuti bersama Rp 30.000 per orang. 

Sementara untuk wisatawan mancanegara tiketnya Rp 200.000 per orang, sedangkan untuk rombongan pelajar/ mahasiswa sebesar Rp 10.000 per orang untuk hari biasa, dan Rp 15.000 per orang untuk hari libur, weekend dan cuti bersama.

Di Taman Nasional Way Kambas bisa berinteraksi dengan gajah Sumatera. (Instagram/mirzajihan)

Jam operasional Taman Nasional Way Kambas adalah setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. 

6. Lokasi dan akses menuju Taman Nasional Way Kambas

Bagi kamu yang belum pernah berkunjung ke taman nasional ini lokasinya berada di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Jika dari Bandar Lampung jarak tempuh yang harus dilalui sekitar 93 kilometer atau memakan waktu 2 sampai 2,5 jam perjalanan. 

7. Informasi mengenai Taman Nasional Way Kambas

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas, kamu bisa mendapatkan informasi lainnya melalui instagram resminya @btn_waykambas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU