LAMPUNG - Sebanyak 2.513 calon mahasiswa mengikuti Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) 2026 yang digelar pada Selasa (7/7/2026) lalu.
Tahun ini, Unila menerapkan sistem seleksi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan penilaian menggunakan sistem pemeringkatan berdasarkan kuota.
Pelaksanaan ujian berlangsung di UPA TIK Universitas Lampung, sementara sesi wawancara dilaksanakan di lantai empat Gedung Rektorat untuk jalur Prestasi Khusus dan di Gedung Serbaguna (GSG) Unila untuk jalur PMPAP.
Simanila merupakan upaya Universitas Lampung memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, untuk menempuh pendidikan tinggi melalui jalur seleksi mandiri.
Baca juga: SMMPTN Barat 2026 Jadi Peluang Kedua Masuk PTN, Peserta di Unila Meningkat
Sebaran Peserta Simanila 2026
Dari total 2.513 peserta, sebanyak 1.752 orang mengikuti Jalur Ujian Tulis. Selain itu, terdapat 650 peserta Jalur PMPAP, 94 peserta Jalur Prestasi Khusus, 15 peserta Jalur Anak Dosen dan Tenaga Kependidikan (ADT), serta dua peserta Jalur Kelas Internasional.
Gunakan Sistem Pemeringkatan dan Soal HOTS
Koordinator Humas Unila, Muhamad Komarudin, menyampaikan mekanisme Simanila 2026 merupakan bentuk continuous improvement dari pelaksanaan seleksi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Seleksi Simanila menggunakan sistem pemeringkatan berdasarkan kuota dengan mengurutkan nilai peserta dari yang tertinggi hingga terendah, bukan menggunakan passing grade, sementara soal yang diujikan dirancang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemecahan masalah calon mahasiswa,” ujar Komarudin.
Baca juga: Kisah Adit, Peserta Tunarungu Asal Lampung yang Semangat Ikuti UTBK 2026 di Unila
Menurutnya, penerapan soal berbasis HOTS bertujuan memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan mampu menyelesaikan persoalan secara komprehensif.
Menjaring Mahasiswa Berkualitas
Melalui Simanila 2026, Universitas Lampung berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang berkualitas, unggul, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa melalui pendidikan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan