Rabu, 13 MEI 2026 • 18:25 WIB

Wagub Jihan Minta Screening TBC di Mesuji Lebih Masif

Author

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan perlunya langkah lebih masif dalam penanganan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Mesuji.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Mesuji secara virtual, Rabu, 13 Mei 2026.

Rakor tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi mingguan Pemerintah Provinsi Lampung terkait percepatan eliminasi TBC di kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Jihan menekankan penanganan TBC harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, hingga organisasi masyarakat.

“Penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial. Semua instrumen yang kita miliki harus dioptimalkan, baik rumah sakit, puskesmas, klinik swasta, kader TBC, maupun desa siaga TBC,” ujar Jihan.

Baca juga: 30.745 Kasus TBC di Lampung, 5.800 di Bandar Lampung, Wamenkes: Percepat Deteksi Aktif

Ia menyebut eliminasi TBC menjadi bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, dengan target penurunan kasus hingga 50 persen dalam lima tahun dan eliminasi TBC pada 2030.

Jihan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Mesuji yang telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2026–2030, serta membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis.

Selain itu, keberadaan 81 kader TBC di seluruh kecamatan juga dinilai menjadi modal penting dalam percepatan penanganan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, capaian notifikasi kasus TBC hingga April 2026 baru mencapai 22 persen dari target 30 persen. Sementara cakupan investigasi kontak dan terapi pencegahan TBC juga masih perlu ditingkatkan.

Baca juga: Gubernur: Kesembuhan TBC Lampung Capai 98%, Target Eliminasi Dukung Indonesia Emas

Meski demikian, tingkat keberhasilan pengobatan di Kabupaten Mesuji telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Kalau capaian notifikasi kasus dan penemuan terduga TBC masih rendah, artinya kemungkinan masih banyak sumber penularan yang belum ditemukan. Karena itu, screening harus lebih masif dan agresif,” tegas Jihan.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji tetap mengalokasikan dukungan anggaran untuk program penanggulangan TBC, meski di tengah efisiensi anggaran daerah.

Menurutnya, dukungan pembiayaan diperlukan untuk memperkuat penemuan kasus aktif, investigasi kontak, pemberdayaan kader, hingga penguatan desa siaga TBC.

Selain itu, Jihan mendorong optimalisasi alat Tes Cepat Molekuler (TCM), penguatan pelaporan kasus oleh klinik dan rumah sakit swasta, serta pelaksanaan screening door to door di wilayah berisiko tinggi.

Pemprov Lampung juga tengah mengusulkan bantuan mobile X-ray ke Kementerian Kesehatan guna mempercepat deteksi kasus TBC di kabupaten/kota, termasuk Mesuji.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU