Selasa, 05 MEI 2026 • 11:23 WIB

Pemprov Lampung Gandeng SCCR & APU Semarang, Siapkan Beasiswa Stem Cell untuk Anak Lampung

Author

Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki kerja sama terkait teknologi kedokteran dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia dan Agung Putra University (APU) Semarang. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki kerja sama terkait teknologi kedokteran dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia dan Agung Putra University (APU) Semarang untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang bioteknologi dan biomedis.

Kerja sama tersebut dilakukan saat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, menerima kunjungan kerja SCCR Indonesia di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Marindo menyatakan peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama Pemprov Lampung. Menurutnya, penguatan kapasitas generasi muda di bidang sains dan teknologi, khususnya bioteknologi dan biomedis, sangat penting untuk menghadapi tantangan masa depan.

"Pemprov Lampung berkomitmen mendorong lahirnya talenta-talenta unggul di sektor kesehatan dan teknologi. Kami ingin anak-anak Lampung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang bioteknologi," ujar Marindo.

Baca juga: Unila & LPDP Buka Peluang Beasiswa 2026: Ada Skema Co-Funding ke Australia hingga Jepang

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Lampung akan menyiapkan program beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Program ini memberi kesempatan bagi mereka untuk menempuh pendidikan di Agung Putra University melalui kolaborasi dengan SCCR Indonesia.

Marindo menjelaskan, program tersebut tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan tenaga ahli yang mampu berkontribusi di sektor kesehatan modern.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi stem cell yang kini menjadi salah satu inovasi medis dalam penanganan berbagai penyakit degeneratif. Menurutnya, pengembangan bidang ini membutuhkan SDM yang kompeten dan terlatih.

"Ke depan, kami berharap putra-putri Lampung dapat terlibat langsung dalam pengembangan teknologi ini, sehingga turut memberikan kontribusi bagi kemajuan layanan kesehatan di tingkat nasional," katanya.

Baca juga: Pemprov Lampung Canangkan Zona Integritas, Komitmen Jadi Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Untuk menjaring peserta program, Pemprov Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan seleksi terhadap pelajar berprestasi dan kepada mereka yang memiliki keterbatasan finansial namun menunjukkan semangat belajar tinggi.

Program kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya generasi peneliti dan tenaga medis unggul dari Lampung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU