Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JULI 2026 • 13:05 WIB

Fathi, Mahasiswa Unila Juara INASA Word Clash 2026

Fathi, Mahasiswa Unila Juara INASA Word Clash 2026Mahasiswa Akuntansi Unila Muhammad Fathi Maulana meraih juara 1 INASA Word Clash University Edition 2026. (Unila)

LAMPUNG - Mahasiswa Program Studi S-1 Akuntansi Universitas Lampung (Unila) angkatan 2024, Muhammad Fathi Maulana, berhasil meraih Juara 1 pada kompetisi INASA Word Clash University Edition 2026.

Prestasi tersebut menambah daftar pencapaiannya di bidang Scrabble setelah sebelumnya meraih Juara 7 Nasional pada The 2nd Tiles Battles Indonesia Australia Scrabble (INASA) dan Juara 3 Divisi C pada INASA 4th Tiles Battle.

INASA Word Clash University Edition merupakan kompetisi yang diselenggarakan Indonesia Australia Scrabble Academy (INASA) bekerja sama dengan tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bahasa Inggris Universitas Lampung, yakni Economics' English Club (EEC), English Society (ESo), dan SEEDS.

Persiapan Singkat Berbuah Gelar Juara

Fathi mengaku baru mengetahui informasi mengenai kompetisi tersebut sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan. Meski memiliki waktu persiapan yang singkat, ia berusaha memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berlatih secara maksimal.

Ia mengetahui informasi lomba dari kakak tingkat di Economics' English Club (EEC). Keikutsertaannya dalam kompetisi ini didorong keinginan untuk mengasah kemampuan bermain Scrabble sekaligus memperbaiki hasil setelah sebelumnya belum berhasil meraih kemenangan pada kompetisi di Universitas Darmajaya.

Selama masa persiapan, EEC mengadakan pelatihan internal bagi para peserta. Latihan dilakukan melalui platform Woogles untuk mengukur performa permainan sekaligus memperoleh evaluasi dari senior. Selain itu, Fathi juga rutin berlatih melawan bot di platform tersebut sebagai pemanasan sebelum bertanding.

Baca juga: Mahasiswa Unila Ciptakan Drone Kumbang Pendeteksi Hama Kopi

Mengatasi Kelemahan dalam Bermain

Kompetisi diawali dengan sesi tutoring singkat, kemudian dilanjutkan mini tournament yang terdiri atas tiga ronde. Sistem pertandingan menggunakan Australian Draw, yakni lawan ditentukan berdasarkan perolehan skor di setiap ronde.

Menurut Fathi, tantangan terbesar yang dihadapinya bukan berasal dari lawan, melainkan dari gaya bermainnya sendiri yang masih perlu terus dikembangkan.

Ia mengaku masih memiliki keterbatasan dalam penguasaan kosakata, konsistensi menempatkan huruf di papan permainan, hingga masih melakukan sejumlah blunder saat bertanding.

Untuk mengatasinya, Fathi rutin berlatih bersama kakak tingkat di EEC, mempelajari berbagai evaluasi permainan, menghafalkan bingo stem atau kombinasi tujuh huruf bernilai tinggi, serta memahami pola double letter dan triple letter yang selama ini menjadi kelemahannya.

Baca juga: Mahasiswa Unila Hidupkan Tradisi Lampung Lewat Pementasan Tari Decoreous Tradition Part 5

Semakin Percaya Diri Berprestasi

Selain membawa pulang gelar juara, kompetisi tersebut juga memberikan pengalaman baru bagi Fathi. Ia berkesempatan berkenalan dengan peserta dari ESo, SEEDS, hingga para tutor dari INASA.

Menurutnya, pengalaman tersebut semakin meningkatkan kepercayaan dirinya untuk mengikuti kompetisi Scrabble berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fathi, Mahasiswa Unila Juara INASA Word Clash 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!