Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Pemprov Lampung)
LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM), hilirisasi komoditas unggulan, dan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama percepatan pembangunan di Kabupaten Lampung Utara.
Ia menyampaikan ketiga sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Mari kita satukan komitmen untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai mesin pertumbuhan utama pembangunan daerah, melalui penguatan SDM, hilirisasi komoditas unggulan, dan dukungan infrastruktur yang memadai. Saya yakin Lampung Utara akan semakin membuktikan dirinya sebagai pusat pertumbuhan yang maju dan sejahtera," kata Mirza dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Utara Tahun 2027 di Gedung Pusiban Agung Kotabumi, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi fondasi utama pembangunan. Kabupaten Lampung Utara sendiri memiliki potensi besar di berbagai komoditas seperti ubi kayu, jagung, padi, kedelai, kopi, karet, dan pisang yang perlu dikelola secara optimal.
"Kita membutuhkan SDM yang terampil dan produktif agar mampu mengelola potensi tersebut dan meningkatkan nilai tambah bagi petani dan perekonomian daerah," jelasnya.
Baca juga: Program Desaku Maju, Produksi Padi Wonomarto Lampung Utara Naik 30 Persen
Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga diminta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah serta meningkatkan relevansi kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
"Pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas, karena dari situlah lahir SDM unggul yang mampu bersaing dan menjawab kebutuhan pembangunan," ujarnya.
Berdasarkan data, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung mencapai 73,98 atau kategori tinggi. Sementara IPM Lampung Utara berada di angka 72,28 dengan pertumbuhan 1,2 persen.
"Capaian ini harus terus kita dorong agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu," ujar Mirza.
Baca juga: Lampung Jadi Lokasi Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Investasi Capai Rp600 Miliar
Selain SDM, Mirza menyoroti pentingnya penguatan struktur ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah serta memperkuat daya saing produk lokal.
"Hilirisasi menjadi kunci agar komoditas unggulan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi para petani," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan