Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 15:48 WIB

Menhan, Mentan hingga Panglima TNI Panen Kedelai di Lahan Seluas 30 Hektare di Lampung Utara

Menhan, Mentan hingga Panglima TNI Panen Kedelai di Lahan Seluas 30 Hektare di Lampung UtaraPanen kedelai di Lampung Utara. (Diskominfotik Lampung)

LAMPUNG - Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, melakukan panen kedelai dalam program ketahanan pangan TNI Angkatan Laut di Prokimal-Kotabumi, Lampung Utara, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Ia mengapresiasi panen kedelai ini dan menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat peran daerahnya sebagai lumbung pangan nasional. 

Dia mengapresiasi TNI Angkatan Laut yang berhasil mengembangkan pilot project kedelai unggul di Lampung Utara. Ia menilai, keberhasilan ini membuka peluang besar untuk mengurangi ketergantungan impor kedelai dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

“Kedelai sangat cocok dikembangkan di Lampung. Jika dipadukan dengan produksi jagung yang besar, kita dapat menghasilkan pakan ternak murah dan memperkuat kedaulatan pangan nasional,” ujar Gubernur.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan Lampung merupakan salah satu sentra produksi pangan terbesar di Indonesia, dengan kekayaan alam yang melimpah dan beragam komoditas unggulan di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi daerah yang mandiri dan berdaulat pangan. Tahun 2025, produksi padi kami diproyeksikan mencapai 3,5 juta ton, dengan surplus beras hampir 800 ribu ton, dan menempatkan Lampung di peringkat lima nasional,” kata Mirza.

Baca juga: Bulog Lampung Siap Serap Gabah Kering Panen Petani dengan Harga Rp6.500 per Kilogram

Selain padi, produksi jagung di Lampung juga mencapai hampir tiga juta ton per tahun dan menjadi peringkat ketiga nasional. Kelebihan produksi ini turut mendukung industri pakan ternak, yang berimbas pada peningkatan populasi ayam dan kambing.

“Setiap bulan, Lampung mampu memproduksi sekitar 3 juta ekor ayam, sementara jumlah ternak kambing kami merupakan yang terbanyak kedua di Indonesia,” ujarnya.

Gubernur juga menyebut komoditas unggulan lainnya seperti gula dan singkong, di mana Lampung berkontribusi hingga 60 persen terhadap total produksi singkong nasional.

Gubernur Mirza menyampaikan, sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat, para petani di Lampung mulai merasakan peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan penetapan harga gabah dan jagung yang lebih menguntungkan.

“Harga gabah naik signifikan, membuat pendapatan petani meningkat hampir dua kali lipat. Ekonomi desa kini bergeliat karena uang berputar di sentra-sentra pertanian,” ucapnya.

Baca juga: Panen Raya di Lampung Tengah Hasilkan 28.688 Ton Gabah Kering Panen

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat, Gubernur melaporkan bahwa capaian Lampung telah mencapai 77 persen dapur MBG, tertinggi secara nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menhan, Mentan hingga Panglima TNI Panen Kedelai di Lahan Seluas 30 Hektare di Lampung Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!