Groundbreaking program pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Lampung. (Pemprov Lampung)
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PT PTPN I melakukan groundbreaking program pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Groundbreaking Industri Ayam Terintegrasi ini dilaksanakan secara serentak di enam wilayah yaitu Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusatenggara Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.
Dalam pelaksanaan groundbreaking, Sekretaris Daerah Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.
Ia menyampaikan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan pangan dan perbaikan gizi sebagai prioritas pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau," kata Marindo.
Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yaitu pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam beserta cold storage berkapasitas 50 ton, pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer.
Kemudian, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua. Keempat proyek tersebut membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Marindo berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah.
"Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar distribusi ayam dilakukan dalam bentuk produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah," ujarnya.
Baca juga: Pemprov Lampung Perkuat Hilirisasi Produk Pertanian Melalui Kolaborasi dengan BBPVP Serang
"Selain itu, Pemprov Lampung terus memperkuat sektor hulu melalui peningkatan produksi jagung sebagai bahan baku pakan ternak, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan ekonomi desa," tambahnya.
Dia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi dan sinergi agar Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, mengatakan groundbreaking ini dalam rangka mendukung swasembada pangan protein hewani, di mana kegiatan ini untuk seluruh Indonesia ada rencananya di 30 provinsi, salah satunya adalah Provinsi Lampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan