Ilustrasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). (KemenpanRB)
LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menginstruksikan para camat untuk menginventarisir infrastruktur ketenagalistrikan di wilayahnya masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemerataan akses listrik bagi masyarakat.
Sekdakab Tubaba, Iwan Mursalin, mengatakan upaya ini untuk mendukung kemandirian energi seperti yang digariskan pemerintah pusat.
“Ini untuk mendukung kemandirian energi seperti instruksi Bapak Presiden, Kementerian ESDM meluncurkan program BPBL (Bantuan Pasang Baru Listrik) di seluruh Indonesia dan ini gratis,” kata dia.
“Sasarannya adalah rumah tangga yang belum teraliri listrik, program BPBL ini untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia. Pemerintah akan bantu masyarakat yang kurang mampu termasuk di Tubaba, tahun 2025 lalu 1.360 rumah tangga telah menerima pengesahan dan sekarang sedang proses aktivasi,” imbuhnya.
Baca juga: Layanan Cuci Darah di RSUD Tulang Bawang Barat Ditargetkan Beroperasi Maret 2026
Dia menyebut untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan edaran agar pemerintah kabupaten/kota segera melakukan inventarisir infrastruktur ketenagalistrikan agar data-data tersebut masuk ke dalam program BPBL tahun ini.
“Kami sudah keluarkan instruksi ke para camat untuk segera turun, menginventarisir masyarakat yang kurang mampu agar terdata. Agar di 2026 ini kami bisa dorong lagi percepatan penyediaan listrik untuk masyarakat lewat BPBL,” ujarnya.
“Kami yakin, program ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu dan juga dapat mendukung kegiatan produktif rumah tangga kecil. Harus kita dukung, untuk kemajuan masyarakat Tubaba,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan