BPS Lampung membahas upaya penguatan data dalam mendukung pembangunan. (BPS Lampung)
LAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mendukung program pembangunan di Lampung dengan berbasis data.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan data yang akurat, relevan, dan mudah dipahami adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
"Pembangunan yang berkelanjutan dan efektif sangat tergantung pada fondasi data yang kuat," kata Ahmadriswan, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, BPS memiliki peran sentral dalam menyediakan data tersebut. Namun, data ini perlu diinterpretasikan dengan baik dan disebarluaskan secara luas.
"Dengan begitu, data dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pembuat kebijakan, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum," ujarnya.
Baca juga: BPS Sebut Lampung Inflasi 0,04 Persen pada Juni 2025
Ahmadriswan menjelaskan dalam mendukung akselerasi pembangunan, BPS Provinsi Lampung elah menyiapkan berbagai inisiatif.
Salah satunya adalah rencana penerbitan buku-buku statistik yang dirancang agar lebih mudah dicerna oleh masyarakat luas.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan literasi statistik, sehingga masyarakat lebih memahami kondisi daerah dan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyambut upaya BPS Lampung dalam penyediaan data.
Dia menyoroti peran strategis Kominfotik sebagai jembatan informasi. “Kami siap bersinergi dengan BPS untuk memastikan informasi statistik krusial ini tersampaikan kepada publik secara efektif dan efisien," kata Ganjar.
Baca juga: Pemprov Lampung Matangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
"Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pembangunan akan didasarkan pada data yang valid dan transparan," tambahnya.
Di sisi lain untuk mengakselerasi pembangunan daerah yang berbasis data, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung telah menggelar diskusi strategis bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, serta perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung, Anang Risgiyanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan