LAMPUNG - Pernahkah Anda membayangkan bahwa sebuah bendungan yang dibangun untuk mengatur aliran air dan mengairi sawah kini justru menjadi tujuan wisata favorit masyarakat?
Di Provinsi Lampung, sejumlah bendungan tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur vital penunjang kehidupan, tetapi juga menawarkan panorama alam yang memikat.
Hamparan waduk yang luas, perbukitan hijau, hingga suasana tenang di sekitar kawasan bendungan menjadikannya destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin bersantai maupun menikmati keindahan alam.
Keberadaan bendungan di Lampung memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pembangkit energi. Namun seiring perkembangan waktu, sejumlah bendungan juga berkembang menjadi ruang publik dan objek wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Lantas, bendungan apa saja yang ada di Lampung dan bagaimana perannya bagi masyarakat? Berikut ulasan lengkapnya.
Daftar Bendungan yang Ada di Lampung
Provinsi Lampung memiliki sejumlah bendungan dan waduk yang menjadi bagian penting dari sistem pengelolaan sumber daya air. Beberapa di antaranya bahkan dikenal secara nasional karena kapasitas dan manfaatnya yang besar.
1. Bendungan Batu Tegi
Bendungan Batu Tegi berada di Kabupaten Tanggamus dan merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Lampung. Bendungan ini dibangun di aliran Sungai Way Sekampung dan mulai beroperasi pada tahun 2004.
Bendungan ini mampu menampung air dengan kapasitas mencapai 9 juta meter kubik. Air yang dialirkan berasal dari dua sungai utama, yakni Way Sekampung dan Seputih. Sejak diresmikan, pengelolaan operasi dan pemeliharaan bendungan dipercayakan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji-Sekampung, yang bertanggung jawab memastikan fungsionalitas dan keamanan infrastruktur ini.
Selain manfaat utamanya dalam pengelolaan sumber daya air, Bendungan Batutegi juga menjadi destinasi wisata yang menarik. Pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan berupa hamparan hutan lebat dan perbukitan hijau yang mengelilingi area Bendungan, dengan kombinasi fungsi sebagai penyedia air, pembangkit listrik, dan objek wisata, Bendungan Batutegi menjadi aset vital bagi pengembangan wilayah Lampung. Kehadirannya tidak hanya memperkuat sektor pertanian dan energi, tetapi juga memperkaya potensi pariwisata yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.
2. Bendungan Way Sekampung
Bendungan Way Sekampung berlokasi di Kabupaten Pringsewu. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2021.
Bendungan ini berperan besar dalam menopang lahan pertanian seluas 72.737 hektare, terdiri atas: 55.373 hektare lahan irigasi eksisting dan 17.334 hektare lahan irigasi baru.
Selain manfaat teknisnya, kawasan bendungan juga mulai menarik perhatian masyarakat sebagai lokasi rekreasi dan wisata keluarga.
3. Bendungan Way Rarem
Bendungan Way Rarem merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air strategis di Provinsi Lampung.
Berlokasi di Desa Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, bendungan yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung ini berperan penting dalam pengendalian aliran Sungai Way Rarem serta mendukung sektor pertanian dan pariwisata.
Dibangun pada periode 1981–1984, Bendungan Way Rarem memiliki panjang puncak 2.202 meter, lebar 8 meter, dan tinggi 32 meter. Elevasi puncaknya berada pada ketinggian ±59 meter di atas permukaan laut, dengan volume timbunan mencapai 1,33 juta meter kubik.
Waduk Way Rarem menampung aliran dari daerah tangkapan air seluas 38.500 hektare. Pada kondisi muka air normal (El ±54 meter), waduk ini membentuk genangan seluas 1.006,10 hektare.
Kapasitas tampungannya terdiri dari volume normal sebesar 72 juta meter kubik, volume efektif 56,9 juta meter kubik, dan volume minimum 15,5 juta meter kubik.
Untuk menjaga keamanan saat terjadi banjir, bendungan dilengkapi bangunan pelimpah (spillway) tipe Ogee sepanjang 130 meter.
Fasilitas ini mampu mengalirkan debit banjir rencana hingga 1.300 meter kubik per detik melalui saluran sepanjang 46 meter dan lebar 29 meter sebelum diredam di kolam olak.
Lebih dari sekadar penampung air, Bendungan Way Rarem menjadi penopang ketahanan pangan dan destinasi wisata di Lampung.
Sistem irigasinya mampu mengairi sekitar 22.000 hektare lahan pertanian yang tersebar di wilayah Abung Timur, Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, hingga Kotabumi.
Selain itu, kawasan bendungan juga berkembang sebagai destinasi wisata dengan luas sekitar 49,2 hektare yang menawarkan panorama alam dan suasana pedesaan yang asri. Genangan waduknya pun menjadi habitat berbagai spesies ikan air tawar, termasuk ikan Sumatera yang khas.
Pemandangan waduk yang luas berpadu dengan kawasan perbukitan menjadikan Bendungan Way Rarem memiliki daya tarik tersendiri. Banyak warga sekitar memanfaatkan lokasi ini untuk memancing maupun menikmati suasana sore hari.
4. Bendungan Dam Raman
Bendungan Dam Raman atau Dam Way Raman adalah salah satu bendungan yang terletak di Distrik 28, Kota Metro Provinsi Lampung.
Bendungan Dam Way Raman ini berjarak sekitar 8 km ke arah utara dari Kota Metro. Bendungan ini melebar dan terletak sepanjang jalan raya Dam Raman
Bendungan ini memiliki peran penting dalam mendukung sistem irigasi pertanian di wilayah tersebut.
Meski ukurannya tidak sebesar Bendungan Batu Tegi maupun Way Sekampung, Dam Raman menjadi infrastruktur vital yang membantu menjaga produktivitas sektor pertanian.
5. Bendungan Sumur Putri
Bendungan Sumur Putri memiliki nilai historis tersendiri bagi masyarakat Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung.
Selain berfungsi sebagai penampung air, kawasan Sumur Putri dikenal sebagai salah satu lokasi yang memiliki cerita sejarah panjang sejak masa kolonial hingga perkembangan Kota Bandar Lampung saat ini.
Sejarah dan Tujuan Pembangunan Bendungan
Pembangunan bendungan di Lampung tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air yang stabil sepanjang tahun.
Sebagai provinsi yang memiliki sektor pertanian cukup besar, Lampung membutuhkan sistem pengelolaan air yang mampu menjamin pasokan irigasi, terutama saat musim kemarau.
Sejak era pembangunan nasional pada dekade 1970-an hingga sekarang, pemerintah terus membangun dan mengembangkan bendungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Bendungan modern seperti Way Sekampung juga dibangun untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pengendalian banjir, dan peningkatan kebutuhan air baku bagi masyarakat.
Baca juga: Waduk dan Danau di Lampung: Fungsi, Wisata, dan Daya Tariknya
Fungsi Bendungan bagi Irigasi, Air Baku, dan Pengendalian Banjir
Keberadaan bendungan memberikan manfaat yang sangat luas bagi kehidupan masyarakat.
Mendukung Sistem Irigasi Pertanian
Manfaat utama bendungan adalah menyediakan air irigasi untuk lahan pertanian.
Bendungan Way Sekampung, Way Rarem, dan Batu Tegi mengalirkan air ke ribuan hektare sawah yang menjadi sumber produksi pangan di Lampung.
Penyediaan Air Baku
Bendungan juga menjadi sumber air baku yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, industri, dan pelayanan publik.
Pasokan air yang stabil membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengendalian Banjir
Pada musim hujan, bendungan berfungsi menampung debit air yang berlebihan sehingga dapat mengurangi risiko banjir di wilayah hilir.
Fungsi ini semakin penting mengingat perubahan pola cuaca yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Potensi Energi Listrik
Beberapa bendungan juga dimanfaatkan untuk mendukung pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang menghasilkan energi ramah lingkungan.
Baca juga: Mengenal Embung Kemiling, Ruang Publik di Bandar Lampung dan Perannya bagi Warga
Bendungan yang Menjadi Destinasi Wisata Favorit
Selain berfungsi sebagai infrastruktur sumber daya air, beberapa bendungan di Lampung kini berkembang menjadi destinasi wisata yang cukup populer.
Bendungan Batu Tegi
Bendungan Batu Tegi dikenal sebagai salah satu objek wisata alam favorit di Kabupaten Tanggamus.
Wisatawan biasanya datang untuk menikmati panorama waduk, berfoto dengan latar perbukitan hijau, hingga menikmati perjalanan menggunakan perahu nelayan setempat.
Bendungan Way Sekampung
Setelah diresmikan, kawasan Bendungan Way Sekampung mulai menarik perhatian masyarakat sebagai destinasi wisata baru.
Jalan akses yang baik dan pemandangan yang luas menjadikannya lokasi favorit untuk bersantai bersama keluarga.
Bendungan Way Rarem
Keindahan alam di sekitar Bendungan Way Rarem membuat banyak wisatawan lokal datang untuk menikmati suasana tenang dan memancing.
Lokasi ini juga menjadi spot favorit bagi pecinta fotografi lanskap.
Bendungan Sumur Putri
Bendungan ini selain sebagai pengendali air di Kota Bandar Lampung, juga menjadi destinasi wisata. Banyak warga yang datang pada pagi maupun sore hari untuk sekadar nongkrong bersama keluarga maupun kerabat.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Healing Sejuk Bernuansa Alam Terbaik di Lampung Barat
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Area Bendungan
Berkunjung ke bendungan tidak hanya sekadar melihat hamparan air yang luas. Ada berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan, antara lain:
Menikmati Panorama Alam
Hamparan waduk yang luas dengan latar perbukitan menciptakan pemandangan yang sangat menenangkan.
Berburu Foto Estetik
Area bendungan sering menjadi lokasi favorit untuk fotografi karena memiliki lanskap yang unik dan dramatis.
Memancing
Beberapa bendungan seperti Way Rarem dan Batu Tegi dikenal memiliki potensi perikanan air tawar yang cukup baik.
Piknik Keluarga
Area terbuka di sekitar bendungan cocok digunakan untuk bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga.
Menikmati Sunset
Waktu sore menjadi momen terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbenam di kawasan bendungan.
Tips Berkunjung ke Bendungan di Lampung
Agar kunjungan lebih aman dan nyaman, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Datang saat cuaca cerah untuk mendapatkan pemandangan terbaik.
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena beberapa lokasi memiliki kontur berbukit.
- Jangan berenang di area bendungan yang tidak diperbolehkan.
- Selalu menjaga kebersihan lingkungan.
- Ikuti aturan yang ditetapkan oleh pengelola kawasan.
Dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan, wisata bendungan dapat dinikmati secara nyaman oleh seluruh pengunjung.
FAQ
Apa bendungan terbesar di Lampung?
Bendungan Batu Tegi merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Lampung dengan kapasitas tampung yang sangat besar dan fungsi strategis bagi irigasi serta energi.
Bendungan Way Sekampung berada di mana?
Bendungan Way Sekampung berada di Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Apakah bendungan di Lampung bisa dijadikan tempat wisata?
Ya. Beberapa bendungan seperti Batu Tegi, Way Sekampung, dan Way Rarem memiliki panorama menarik yang sering dikunjungi wisatawan.
Apa manfaat utama bendungan bagi masyarakat?
Bendungan berfungsi untuk irigasi pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, dan mendukung pembangkit energi.
Kapan waktu terbaik mengunjungi bendungan di Lampung?
Pagi dan sore hari menjadi waktu terbaik karena cuaca lebih sejuk dan pemandangan lebih indah.
Keberadaan bendungan di Lampung tidak hanya penting sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, tetapi juga memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pariwisata yang semakin berkembang. Bendungan Batu Tegi, Way Sekampung, Way Rarem, Dam Raman, hingga Sumur Putri menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan dengan pengembangan destinasi wisata.
Dengan fungsi vital sebagai penyedia air, pengendali banjir, serta penopang sektor pertanian, bendungan-bendungan tersebut berkontribusi besar terhadap kehidupan masyarakat Lampung. Di sisi lain, keindahan alam yang dimiliki membuka peluang baru bagi pengembangan wisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber