Informasi waspada penularan HIV/AIDS. (AI Generated)
LAMPUNG - Gaya hidup sehat bukan cuma soal diet atau rutin ke gym, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga diri dari risiko kesehatan jangka panjang.
Di tengah hiruk-pikuk Kota Bandar Lampung yang semakin dinamis, isu kesehatan reproduksi kini kembali menjadi sorotan hangat.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung pun mulai tancap gas memperkuat edukasi bagi warga agar lebih mawas diri terhadap ancaman HIV/AIDS.
Strateginya pun dibuat lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan kesehatan yang jemput bola.
Baca juga: Asrama Itera: Rumah Kedua yang Membentuk Karakter Cendekia dan Toleransi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menjelaskan bahwa timnya tidak pernah berhenti memberikan imbauan di lapangan.
"Kalau sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat kami terus lakukan melalui puskesmas keliling agar tidak menghindari gonta-ganti pasangan," ujar Muhtadi di Bandar Lampung, Minggu. (22/2/2026).
Salah satu tantangan terbesar dari HIV adalah sifat virus yang "sembunyi-sembunyi".
Virus ini bekerja secara perlahan merusak sistem imun tanpa memberikan tanda-tanda yang mencolok di awal. Hal inilah yang seringkali membuat orang terlena dengan gaya hidup mereka.
"Sehingga banyak penderita tetap beraktivitas seperti biasa tanpa menyadari bahwa sistem kekebalan tubuhnya perlahan melemah. Hal ini yang membuat penanganan kerap terlambat," jelasnya.
Sebagai pusat aktivitas di Provinsi Lampung, Bandarlampung memiliki mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Ritme hidup perkotaan yang cepat ini ternyata membawa risiko tersendiri jika tidak dibarengi dengan kesadaran akan perilaku sehat.
"Apalagi jika disertai perilaku seksual berisiko. Hal ini dapat mempercepat penyebaran virus tersebut,” jelasnya.
Bukan hanya melalui hubungan seksual yang tidak aman, gaya hidup tidak sehat seperti penggunaan narkoba dengan jarum suntik juga menjadi pintu masuk utama penyebaran virus ini.
Baca juga: Panduan Lengkap: Begini Cara Bisa Tinggal di Asrama Itera, Prioritas untuk KIP-K!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara