Ilustrasi tempat makan sahur 24 jam. (Pexels)
LAMPUNG - Sahur sering menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pekerja malam, mahasiswa, atau siapa pun yang tidak sempat menyiapkan makanan di rumah.
Di mana saja tempat makan sahur di Bandar Lampung yang buka 24 jam dan menyediakan menu lezat dengan harga terjangkau?
Bandar Lampung memiliki banyak warung makan, rumah makan Padang, hingga angkringan yang tetap buka sepanjang malam selama Ramadhan.
Artikel ini akan membantu Anda menemukan rekomendasi tempat sahur terbaik, lengkap dengan lokasi, menu andalan, kisaran harga, serta tips memilih tempat makan sahur yang nyaman.
Berikut daftar tempat makan sahur di Bandar Lampung yang populer dan buka hingga dini hari bahkan 24 jam.
Rumah makan Padang ini menjadi salah satu rekomendasi karena buka 24 jam di beberapa cabangnya, seperti di Pahoman, Palapa, Sumur Batu, hingga Labuhan Ratu.
Lokasi: Bandar Lampung
Jam operasional: 24 jam
Menu andalan: Rendang, ayam goreng, dan tunjang
Harga: Mulai dari Rp15.000 – Rp50.000
Suasana: Nyaman, cocok untuk keluarga dan pekerja malam
Kelebihan utama RM Puti Minang adalah pilihan lauk yang lengkap dan pelayanan cepat, sehingga cocok bagi Anda yang memiliki waktu sahur terbatas.
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, Arti & Waktu Membaca yang Benar
Warteg ini menjadi pilihan hemat dengan menu rumahan. Di Bandar Lampung, warteg ini buka 24 jam di beberapa cabangnya, seperti di Jalan Kartini, Jalan Gajah Mada, Jalan Teuku Umar hingga di Jalan Pramuka
Lokasi: Bandar Lampung
Jam operasional: 24 jam
Menu andalan: Telur dadar, tempe orek, ayam goreng
Harga: Rp8.000 – Rp20.000
Suasana: Sederhana, cocok untuk pekerja malam
Pilihan menu variatif dan harga ekonomis menjadi keunggulan warteg ini.
Warkop ini terkenal dengan menu makanan mie utamanya Spesial Mie Bangladesh hingga minuman khas Medan.
Selain mie, mereka juga menyediakan menu nasi ayam penyet, hingga nasi goreng.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber