Ilustrasi berdoa, membaca niat puasa ramadhan. (Unsplash/Masjid MABA)
LAMPUNG - Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga ibadah yang dimulai dari niat yang tulus karena Allah SWT. Banyak umat Islam bertanya, bagaimana bacaan niat puasa Ramadhan yang benar? Kapan waktu membacanya? Apakah sah jika lupa berniat?
Pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting, karena niat merupakan rukun utama dalam ibadah puasa. Artikel ini akan membahas secara lengkap niat puasa Ramadhan, mulai dari bacaan Arab, latin, dan artinya, waktu membaca niat, hukum menurut ulama, hingga penjelasan kondisi tertentu agar ibadah puasa Anda sesuai tuntunan syariat.
Secara bahasa, niat berarti keinginan atau tekad dalam hati untuk melakukan sesuatu. Dalam istilah syariat, niat adalah tekad hati untuk melakukan ibadah demi Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa niat adalah dasar sah atau tidaknya suatu ibadah, termasuk puasa Ramadhan.
Tanpa niat, puasa tidak dianggap sah sebagai ibadah, meskipun seseorang menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Baca juga: Cek Jadwal Tarawih dan Isya Ramadhan 2026 di Bandar Lampung
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang umum digunakan:
Tulisan Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Tulisan Latin
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri ramadhana lillahi ta'ala.
Artinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber