Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 14:23 WIB

Mengenal Tradisi Perayaan Imlek di Bandar Lampung

Mengenal Tradisi Perayaan Imlek di Bandar LampungIlustrasi perayaan Imlek. (Unsplash)

LAMPUNG - Perayaan Imlek bukan sekadar ritual tahunan masyarakat Tionghoa, melainkan cerminan perjalanan sejarah, identitas budaya, dan toleransi yang hidup berdampingan. 

Di Bandar Lampung perayaan Imlek dilakukan dengan beragam tradisi. Artikel ini mengajak pembaca mengenal lebih dekat tradisi Imlek di Bandar Lampung, makna filosofisnya, serta bagaimana tradisi tersebut berkembang dan berperan dalam menjaga harmoni sosial.

Sekilas Tradisi Imlek di Indonesia

Imlek atau Tahun Baru Imlek merupakan perayaan pergantian tahun berdasarkan kalender lunar Tionghoa. Di Indonesia, tradisi Imlek telah hadir sejak ratusan tahun lalu seiring kedatangan masyarakat Tionghoa ke Nusantara melalui jalur perdagangan dan migrasi.

Perjalanan tradisi Imlek di Indonesia tidak selalu mulus. Pada masa tertentu, terutama era Orde Baru, ekspresi budaya Tionghoa sempat dibatasi di ruang publik.

Namun sejak diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut larangan terhadap kebudayaan Tionghoa, tradisi Imlek kembali dirayakan secara terbuka. Bahkan, melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2002, Tahun Baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Di berbagai daerah, termasuk Lampung, Imlek kemudian berkembang menjadi perayaan budaya yang tidak hanya bersifat internal komunitas, tetapi juga melibatkan masyarakat lintas etnis dan agama.

Tradisi Imlek di Bandar Lampung

Sebagai ibu kota Provinsi Lampung, Bandar Lampung memiliki komunitas Tionghoa yang cukup besar dan telah lama menetap. Kawasan Tionghoa (Chinatown) di Bandar Lampung berpusat di Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, yang terkenal sebagai kawasan Pecinan bersejarah, pusat perdagangan tua, dan vihara bersejarah di Lampung yakni Vihara Thay Hin Bio.

Tradisi Imlek di Bandar Lampung umumnya diselenggarakan di vihara, klenteng, rumah keluarga, serta ruang publik tertentu.

Beberapa tradisi yang lazim dilakukan antara lain:

1. Sembahyang Tahun Baru di Vihara

Menjelang dan saat Hari Raya Imlek, umat Tionghoa melakukan sembahyang di vihara seperti Vihara Thay Hin Bio dan vihara lainnya. Ritual ini bertujuan memanjatkan doa syukur atas tahun yang telah berlalu sekaligus memohon keselamatan, kesehatan, dan rezeki di tahun baru.

2. Membersihkan Rumah dan Tempat Ibadah

Tradisi bersih-bersih dilakukan sebelum Imlek sebagai simbol membuang kesialan dan energi negatif. Rumah yang bersih dipercaya membuka jalan bagi keberuntungan yang baru.

3. Pemasangan Ornamen Imlek

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Tradisi Perayaan Imlek di Bandar Lampung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!