LAMPUNG - Gelaran Festival Sekala Bekhak 2025 di Kabupaten Lampung Barat tidak hanya menghadirkan keragaman budaya dan pariwisata, tetapi juga melestarikan kuliner tradisional khas Lampung.
Dalam rangkaian Festival Budaya Sekala Bekhak ke-XI, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar lomba Ngelemang (memasak lemang).
Ngelemang adalah suatu tradisi memasak beras ketan dengan santan di dalam bambu muda yang bagian dalamnya dilapisi dengan daun pisang kemudian dibakar diatas api hingga matang.
Ngelemang memiliki makna memasak lemang. Ngelemang merupakan suatu bentuk tradisi masyarakat Lampung yang biasanya dilakukan ketika akan memasuki hari raya Idul Fitri, acara-acara adat, dan perayaan pernikahan.
Baca juga: Festival Budaya Sekala Bekhak Lampung Barat 2025 Digelar, Ini Rangkaian Kegiatannya
Dalam momen ini, masyarakat Kabupaten Lampung Barat antusias mengikuti lomba ngelemang.
Setidaknya ada seribu lemang dimasak dalam kegiatan yang digelar di Lapangan Merdeka, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Sabtu (19/7/2025).
Keseruan masyarakat Lampung Barat memasak lemang. (Diskominfo Lampung Barat)
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat, Nukman, mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan seribu pancung lemang diperuntukan untuk 15 Pekon dari Kecmatan Sukau, Balik Bukit dan Batu Brak.
Nukman mengatakan, Lemang merupakan warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya secara turun temurun.
"Alasan Ngelemang ini dilombakan karena sekarang lemang ini semakin langka seiring dengan perkembangan zaman," kata Nukman.
Baca juga: Pemprov Lampung Kenalkan Sambal Seruit Lewat Lomba di Festival Krakatau 2025
Dia menjelaskan, Lemang merupakan panganan khas di Kabupaten Lampung Barat. Lemang biasanya di buat atau disajikan pada hari-hari istimewa, termasuk Hari Raya Idul Fitri, dan juga saat pesta pernikahan dan lainnya.
Nukman menyebut, lemang bukan hanya khas tetapi juga sangat erat kaitannya dengan adat istiadat masyarakat Lampung Barat, karena merupakan salah satu komponen yang biasa dipersembahkan atau disajikan pada berbagai acara adat seperti acara kematian, kelahiran, hingga pernikahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan