Rabu, 01 JULI 2026 • 09:59 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Layanan RS Bandar Negara Husada, Siapkan Akreditasi Paripurna

Author

Sekda Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat peningkatan layanan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH). Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas layanan, mengembangkan fasilitas kesehatan, serta mempersiapkan rumah sakit tersebut meraih akreditasi Paripurna.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat pengembangan RS Bandar Negara Husada yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026).

Pemprov Ingin RSBNH Jadi Rumah Sakit Rujukan Berkualitas

Dalam rapat tersebut, berbagai strategi dibahas untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan mutu layanan, pengembangan fasilitas, persiapan akreditasi, hingga penguatan sistem rujukan.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan mengatakan RS Bandar Negara Husada merupakan bagian penting dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan.

"Bandar Negara Husada adalah bagian dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan secara optimal," ujar Marindo.

Baca juga: Wagub Lampung Tinjau RSUD Bandar Negara Husada, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan

Ia mengungkapkan jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) terus meningkat seiring perbaikan fasilitas dan kualitas pelayanan.

Saat ini RS Bandar Negara Husada telah mengantongi akreditasi tingkat Utama dan sedang mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi Paripurna.

Tambah Layanan Cuci Darah hingga Operasi Katarak Modern

Pemprov Lampung juga merencanakan pengembangan sejumlah layanan kesehatan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis.

Beberapa layanan yang akan diperkuat meliputi:

  • Layanan hemodialisa (cuci darah)
  • Penguatan Intensive Care Unit (ICU)
  • Layanan dokter spesialis ortopedi
  • Layanan bedah mulut
  • Operasi katarak modern dengan metode phacoemulsification

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur rumah sakit, termasuk gedung, instalasi listrik, dan sistem air agar operasional pelayanan tetap berjalan optimal.

Baca juga: Sejumlah Layanan Kesehatan Baru Hadir di RSUD Bandar Negara Husada

Perkuat Sistem Rujukan dan Tingkatkan SDM

Dalam rapat tersebut juga dibahas penguatan sistem rujukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Melalui kolaborasi itu, RS Bandar Negara Husada diharapkan menjadi rumah sakit rujukan utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus mampu menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain yang mengalami keterbatasan kapasitas.

Di sisi lain, sejumlah tantangan juga menjadi perhatian, seperti pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), proses rekredensialing BPJS Kesehatan, serta optimalisasi kuota pelayanan.

Marindo menegaskan peningkatan kapasitas rumah sakit harus terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

"Seiring kita semakin baik, ekspektasi masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu kita harus terus melakukan scaling up. Investasi pada peralatan medis dan ruang operasi telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pasien," katanya.

Baca juga: Info Lengkap Dinas Kesehatan Provinsi Lampung: Alamat, Jadwal, dan Layanan

Selain pengembangan fasilitas, Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penyusunan kebijakan yang mendukung kesejahteraan dokter spesialis.

"Mudah-mudahan Rumah Sakit Bandar Negara Husada menjadi kebanggaan masyarakat Lampung," pungkas Marindo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU