Sabtu, 20 JUNI 2026 • 13:20 WIB

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Tani dan Nelayan 2029

Author

Rembug utama Pekan Nasional Petani dan Nelayan di Gorontalo. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029. Penetapan tersebut disambut antusias oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang optimistis ajang nasional itu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam forum pemilihan tuan rumah Penas XVIII yang berlangsung di Aula Universitas Gorontalo Convention Center (UGCC), Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026).

Lampung berhasil unggul setelah memperoleh dukungan 29 pengurus provinsi Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari total 38 provinsi yang memiliki hak suara.

Lampung Ungguli Sumut dan Sulteng

Dalam proses pemilihan, terdapat tiga provinsi yang mengajukan diri sebagai tuan rumah, yakni Lampung, Sumatra Utara, dan Sulawesi Tengah.

Setelah dilakukan pemungutan suara, Lampung meraih dukungan terbanyak dengan 29 suara, sehingga ditetapkan sebagai penyelenggara Penas Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029.

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera petaka kepada Ketua KTNA Lampung Hanan A. Rozak yang disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Baca juga: Ada Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR, Dimulai Pertandingan Arab Saudi vs Spanyol

Gubernur Mirza: Penas Akan Dorong Ekonomi Daerah

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengaku bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung untuk menjadi tuan rumah ajang nasional tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan Penas Tani dan Nelayan akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi daerah, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, transportasi, hingga perhotelan.

"Tentunya kami sangat menyambut gembira perhelatan Penas Petani Nelayan ini karena kami yakin ajang besar ini mendorong perekonomian daerah," ujar Mirza.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan segera melakukan koordinasi dan mempersiapkan berbagai sarana pendukung agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal.

"Setelah balik ke daerah, kami langsung action. Masih ada tiga tahun untuk kami persiapkan. Mudah-mudahan menjadi Penas Petani dan Nelayan terbaik," katanya.

Persiapan Venue dan Infrastruktur Mulai Dimatangkan

Gubernur Mirza menyebut pihaknya akan mulai menyiapkan berbagai venue dan fasilitas pendukung guna memastikan seluruh kontingen dari berbagai daerah merasa nyaman selama berada di Lampung.

Persiapan tersebut meliputi infrastruktur, akomodasi, transportasi, hingga lokasi penyelenggaraan berbagai agenda kegiatan yang akan digelar selama Penas berlangsung.

Ajang Nasional Petani dan Nelayan Se-Indonesia

Penas Tani dan Nelayan merupakan agenda nasional yang digelar setiap tiga tahun sekali dan menjadi wadah bertemunya petani, nelayan, serta rimbawan dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman, inovasi teknologi pertanian dan perikanan, pengembangan jejaring kerja sama, hingga promosi potensi daerah.

Baca juga: Mengenal Taman Cendawan Itera, Pusat Edukasi dan Konservasi Fungi di Sumatera

Pada tahun 2026, Penas Tani dan Nelayan diselenggarakan di Provinsi Gorontalo pada 18–24 Juni 2026.

Berbagai agenda disiapkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari rembug utama, temu profesi, gelar teknologi, pameran pembangunan, studi banding, hingga acara puncak yang dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Dengan terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah Penas XVIII Tahun 2029, diharapkan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi daerah semakin berkembang serta mampu memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU