LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mempersiapkan pelaksanaan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang Penyelenggaraan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Surat edaran yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tersebut mengimbau pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mendukung pelaksanaan nobar secara tertib, aman, dan melibatkan partisipasi masyarakat luas.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Lampung menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Biro Umum dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, serta dihadiri perwakilan TVRI Lampung dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Nobar Perdana Digelar 21 Juni
Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan teknis dan dukungan lintas sektor untuk memastikan nobar berjalan aman, nyaman, dan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Lampung dalam menyaksikan ajang sepak bola terbesar di dunia.
Pelaksanaan nobar perdana dijadwalkan pada pertandingan Arab Saudi melawan Spanyol yang berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.
Kegiatan akan dipusatkan di Area Pasar Kreatif dan Seni, Kawasan PKOR Lampung.
Baca juga: Pemprov Lampung Siapkan Nobar Piala Dunia 2026, Libatkan UMKM dan TVRI
Pemda Diminta Siapkan Dukungan Lintas Sektor
Sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah diminta menyiapkan berbagai dukungan agar pelaksanaan nobar berjalan lancar dan tertib.
Dukungan tersebut meliputi penyediaan lokasi strategis dan ruang publik, pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga perlindungan masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Baca juga: Pemkab Tubaba Siapkan Pasar Pulung Kencana Jadi Lokasi Nobar Piala Dunia 2026
Libatkan UMKM dan Komunitas Masyarakat
Pemprov Lampung juga akan mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, hingga lembaga pendidikan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan semarak penyelenggaraan Piala Dunia 2026, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Di sisi lain, pemerintah daerah diminta melakukan kerja sama dengan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026 serta mendorong pendaftaran titik lokasi nobar melalui aplikasi Bola Gembira TVRI untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan tidak mengandung unsur komersial.
Pererat Kebersamaan Masyarakat
Melalui penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Kehadiran UMKM dan berbagai komunitas dalam kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta menjadikan ruang publik sebagai pusat aktivitas yang produktif dan inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan