Minggu, 14 DESEMBER 2025 • 16:14 WIB

Tak Lagi Bergantung Bansos, 417 Keluarga di Pringsewu ‘Wisuda’ dari PKH

Author

Ratusan warga Pringsewu menjalani "Wisuda" setelah tak lagi menjadi keluarga penerima manfaat PKH. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Sebanyak 417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pringsewu resmi graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH).

"Wisuda" ini menandai kemandirian ekonomi dan sosial, melepaskan diri dari kepesertaan bantuan sosial pemerintah.

Dalam acara yang digelar di Lapangan Mars Pringsewu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi kepada ratusan KPM di Kabupaten Pringsewu yang dinyatakan lulus atau graduasi secara mandiri. 

Menurutnya, keputusan untuk graduasi adalah bukti nyata kenaikan strata sosial dan keberhasilan keluarga dalam mengelola kesejahteraan rumah tangga.

"Sejak awal dibentuk, konsep PKH tidak untuk membuat ketergantungan. Bagi KPM PKH yang hari ini bersedia dan pantas graduasi, saya apresiasi betul. Wisuda ini menandakan kesetaraan sosial Bapak Ibu sekalian sudah naik kelas," kata Jihan, Minggu (14/12/2025).

Baca juga: Ratusan Keluarga di Lampung Tengah Berhasil Keluar dari Kemiskinan Lewat Program PKH

Jihan mengingatkan bahwa bantuan negara harus dipandang sebagai stimulus, bukan sandaran permanen. Ia mengajak masyarakat untuk menghilangkan moral hazard atau mental ketergantungan.

"Bukan untuk bangga-banggaan dapat bantuan dari pemerintah. Justru harus ada evaluasi diri jika sudah lama tidak kunjung graduasi. Itu yang harus dipahami oleh Bapak Ibu sekalian para penerima KPM PKH di Provinsi Lampung, khususnya Pringsewu," jelasnya. 

Jihan juga menyoroti potensi besar Kabupaten Pringsewu di sektor UMKM, kuliner, kerajinan, dan pertanian. 

Ia berharap keterampilan yang diperoleh KPM selama pendampingan PKH dapat menjadi modal untuk terjun ke dalam ekosistem ekonomi desa yang sedang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

"Keberhasilan 417 keluarga yang diwisuda hari ini menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dicapai melalui langkah kecil yang konsisten. Ini juga bukti keberhasilan para Pendamping PKH yang dengan sabar membina masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Irigasi Rp7,8 Miliar Diresmikan, 11 Pekon di Pringsewu Kini Lebih Produktif

Sebagai bentuk apresiasi khusus, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan penghargaan kepada wisudawan dengan nilai graduasi mandiri terbaik.

Hadiah uang tunai diserahkan langsung oleh Wagub Jihan didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan, dengan rincian terbaik I menerima Rp5 juta, terbaik II Rp3 juta, dan terbaik III Rp2 juta. 

Hadiah ini diharapkan dapat menjadi tambahan modal usaha dan memacu semangat kemandirian KPM lainnya.

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, memberikan apresiasi tinggi kepada para KPM yang telah 'keluar' dari garis kemiskinan. 

Ia menekankan bahwa keberhasilan PKH tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi dari perubahan pola pikir (mindset) masyarakat.

"Kerja keras dan keinginan untuk mau mentas dan keluar dari PKH adalah faktor penting. Sering kita jumpai di lapangan, ada KPM yang sudah hidup layak namun enggan keluar. Maka, saya berikan apresiasi kepada 417 orang yang diwisuda hari ini karena sudah memiliki 'mental kaya'," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU