Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 11:10 WIB

Ratusan Keluarga di Lampung Tengah Berhasil Keluar dari Kemiskinan Lewat Program PKH

Ratusan Keluarga di Lampung Tengah Berhasil Keluar dari Kemiskinan Lewat Program PKHGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan wisuda penerima manfaat PKH. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Lampung menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak 722 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Tengah resmi graduasi mandiri. 

Mereka keluar dari kepesertaan bantuan sosial berdasarkan kemampuan dan kemandirian mereka sendiri.

Kabar menggembirakan ini disampaikan dalam kegiatan Hari Lahir Pasar Tradisional PKH yang dirangkai dengan Wisuda Penerima Manfaat PKH, di Lapangan Dusun III, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (16/11/2025). 

Pendamping PKH untuk wilayah Terbanggi Besar dan Bandarjaya, Lilis Suryati Syahputeri, menyampaikan capaian 722 graduasi mandiri ini merupakan tonggak penting bagi Lampung Tengah.

“Ini berarti 722 keluarga telah naik kelas, menjadi lebih mandiri, dan berhasil keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial. Graduasi mandiri adalah bukti bahwa kemiskinan dapat diantarkan menuju akhir, bukan diwariskan,” kata Lilis.

Baca juga: Wagub Lampung Serahkan Bantuan Sembako kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak

Dia menjelaskan keberhasilan graduasi tidak terlepas dari dukungan menyeluruh antara pendamping PKH, pemerintah kampung, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. 

Dalam tiga tahun terakhir, berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi, termasuk Pasar Tradisional PKH, berperan penting mendorong KPM meningkatkan pendapatan keluarga.

Pasar Tradisional PKH Terbanggi Besar sendiri dirintis sejak 2021 oleh pendamping dengan dukungan pemerintah desa, kecamatan, dan Korkab KKTB kala itu, Fathol Ariefin, yang kini menjabat Kepala Dinas PMK Lampung Tengah.

“Dengan dukungan bapak gubernur dan bapak bupati, kami berharap pasar ini berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat. Lengkap dengan fasilitas seperti layanan perbankan, apotek, dan minimarket. Sehingga semakin banyak keluarga PKH yang siap graduasi mandiri,” jelas Lilis.

Baca juga: Wagub Lampung Serukan Dukungan Penuh bagi Bayi Prematur

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa Lampung berada pada jalur yang tepat untuk menurunkan kemiskinan secara signifikan. 

Saat ini, Lampung memiliki sekitar 900 ribu keluarga miskin, dengan tingkat kemiskinan 8–10 persen. Dan, kemiskinan ekstrem sekitar 80 ribu keluarga.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Lampung memiliki 1.900 pendamping PKH yang mendampingi 480 ribu KPM.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ratusan Keluarga di Lampung Tengah Berhasil Keluar dari Kemiskinan Lewat Program PKH

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!