Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 18:34 WIB

Universitas Aisyah Pringsewu Kini Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Universitas Aisyah Pringsewu Kini Buka Fakultas Kedokteran GigiPeluncuran Fakultas kedokteran Gigi Universitas Aisyah Pringsewu. (Diskominfotik Lampung)

LAMPUNG - Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menghadirkan tiga unit baru yakni Fakultas Kedokteran Gigi, Program Profesi Dietisien, dan Halal Center.

Kehadiran tiga unit baru ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan tenaga medis dan ahli gizi di Provinsi Lampung serta mendorong pengembangan pendidikan tinggi di bidang kesehatan. 

Peluncuran dilakukukan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Rabu (15/10/2025) kemarin. Dalam kesempatan itu, Jihan menyoroti masih minimnya jumlah dokter gigi di Indonesia, termasuk di Lampung. 

Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), idealnya satu dokter gigi melayani 7.000 penduduk. Namun, di Indonesia rasio tersebut masih berada di kisaran 1 banding 9.000 hingga 12.000 penduduk.

“Artinya, kebutuhan dokter gigi di Indonesia masih sangat kurang. Bahkan jika kita bandingkan dengan negara maju seperti Jepang, satu dokter gigi di sana hanya melayani sekitar 2.000 penduduk,” kata Jihan.

Baca juga: 130 Investor Nasional dan Internasional Akan Hadir di LEIF 2025

Jihan menambahkan, dengan jumlah fakultas kedokteran gigi di Indonesia yang baru sekitar 30-an, dibutuhkan waktu hingga 15 tahun untuk mencapai standar WHO tersebut. 

“Di Lampung sendiri, masih ada sekitar 117 puskesmas yang belum memiliki dokter gigi berstatus ASN,” ujarnya.

Selain Fakultas Kedokteran Gigi, Wagub Jihan juga mengapresiasi pembukaan Program Profesi Dietisien di Universitas Aisyah Pringsewu, sebagai program pertama di Sumatera.

Ia menilai, hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mendorong konsumsi makanan bergizi di seluruh daerah. 

“Kebijakan makan bergizi seimbang membuat setiap dapur atau fasilitas penyedia pangan wajib memiliki tenaga ahli gizi,” katanya.

Baca juga: Wagub Lampung Minta Mahasiswa Kedokteran Berkontribusi Dalam Pembangunan Sektor Kesehatan

Di sisi lain, Wagub Jihan menilai perkembangan Universitas Aisyah Pringsewu sebagai salah satu contoh transformasi pendidikan tinggi yang cepat dan adaptif.

“Saya ingat ketika kampus ini masih sekolah tinggi ilmu kesehatan pada 2016. Hanya dalam tiga tahun, pada 2019, sudah bertransformasi menjadi universitas. Ini perkembangan yang luar biasa cepat,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Universitas Aisyah Pringsewu Kini Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!