Kampus Institut Teknologi Sumatera, Lampung. (ITERA)
LAMPUNG - Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 terus meningkat. Hingga penutupan pendaftaran pada Selasa, 7 April 2026, jumlah pendaftar yang memilih Itera mencapai 18.130 peserta.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 16.182 pendaftar, menunjukkan semakin tingginya ketertarikan calon mahasiswa terhadap program studi yang ditawarkan Itera.
Pada SNBT 2026, lima program studi dengan peminat terbanyak di Itera yakni Teknik Pertambangan dengan 1.544 pendaftar, Farmasi (1.388), Teknik Informatika (1.112), Teknik Industri (1.071), serta Teknik Sipil (846).
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Abdul Rajak, mengatakan peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator bahwa program studi di Itera semakin diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Menurut dia, program studi di Itera terus dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan zaman serta tuntutan dunia kerja.
“Peningkatan jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Itera semakin baik. Program studi yang kami tawarkan dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan sains dan teknologi serta relevan dengan kebutuhan industri,” kata Abdul Rajak.
Baca juga: Pendaftaran S2 Fisika Itera 2026 Dibuka, Kuota Terbatas 25 Orang, Cek Syarat & Biaya di Sini
Pada tahun akademik 2026/2027, Itera menyediakan 3.156 kuota mahasiswa baru melalui jalur SNBT. Jumlah tersebut sekitar 60 persen dari total penerimaan 5.260 mahasiswa baru, sekaligus menjadi kuota terbesar dibandingkan jalur seleksi lainnya.
Kuota SNBT tersebut tersebar pada 41 program studi sarjana yang berada di tiga fakultas, yakni Fakultas Sains, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, serta Fakultas Teknologi Industri.
Setelah tahap pendaftaran, peserta SNBT akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dijadwalkan berlangsung di kampus Itera selama lima hari, yakni 21–23 April dan 28–29 April 2026. Adapun pengumuman hasil SNBT akan disampaikan pada 25 Mei 2026.
Abdul Rajak mengimbau para peserta untuk memastikan jadwal serta lokasi ujian masing-masing sebelum mengikuti UTBK.
Baca juga: Itera Buka 3.156 Kuota SNBT 2026, 60 Persen dari Total Penerimaan, Pendaftaran Ditutup 7 April
Peserta juga diminta menyiapkan sejumlah dokumen yang harus dibawa saat ujian, antara lain kartu peserta UTBK, kartu identitas (kartu siswa/KTP/paspor), surat keterangan lulus bagi peserta angkatan 2025, serta fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi bagi lulusan 2024 dan 2025. Peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian formal dan sepatu selama mengikuti ujian.
UTBK SNBT 2026 akan menguji dua komponen utama, yakni tes skolastik dan tes literasi. Tes skolastik meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif. Sementara itu, tes literasi mencakup literasi bahasa Indonesia, literasi bahasa Inggris, serta penalaran matematika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan