Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 09:57 WIB

ASDP: 79 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke Jawa

ASDP: 79 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke JawaSuasana arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni. (ASDP)

LAMPUNG - Sebanyak 79 persen pemudik dari Sumatera telah kembali ke Jawa hingga H+6 Lebaran 2026. Data mencatat 713,702 penumpang telah menyeberang dari total 898,864 saat arus mudik, sementara kendaraan yang kembali mencapai 188,559 unit atau 79 persen dari total 239,920 unit.

Capaian ini menunjukkan arus balik berlangsung lebih merata, sehingga mampu menekan potensi kepadatan pada periode puncak dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 (00:00–23:59 WIB), tercatat 111,589 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa, turun 11 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 125,406 orang. Sementara total kendaraan mencapai 29,893 unit atau meningkat 3,7 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 29,839 unit.

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, mengatakan kondisi operasional tetap berjalan terkendali meskipun arus balik berada pada fase puncak.

“Distribusi trafik yang semakin merata menjadi faktor kunci. Dengan pola ini, arus penyeberangan tetap dapat dikelola optimal meskipun volume pergerakan tinggi,” kata dia.

Baca juga: Delay Sistem bagi Kendaraan Sumbu Tiga ke Atas Diterapkan di Rest Area Tol menuju Pelabuhan Bakauheni

Secara akumulatif periode H-10 hingga H+6, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1,148,252 orang atau naik 2,5 persen dari tahun lalu sebanyak 1,120,046 orang. Sementara total kendaraan mencapai 278,950 unit atau tumbuh 5,9 persen dari 263,481 unit.

Untuk lintasan Jawa ke Sumatera, tercatat 1,266,794 penumpang atau meningkat 2,3 persen dari 1,238,326 orang, dengan total kendaraan mencapai 320,283 unit atau naik 6,8 persen dibandingkan 299,824 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Guna menjaga kelancaran layanan, ASDP menerapkan langkah antisipatif berupa optimalisasi armada kapal, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), delaying system di buffer zone, serta pemberlakuan stimulus diskon tarif dan kebijakan single tarif.

Sebagai bagian dari pengaturan arus selama periode Angkutan Lebaran 2026, juga diberlakukan pembatasan operasional kendaraan logistik.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Lampung

Pada periode 23–29 Maret 2026, Pelabuhan Bakauheni diprioritaskan untuk melayani penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I hingga VI A menuju Pelabuhan Merak.

Sementara itu, kendaraan logistik besar golongan V B hingga IX dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu menuju Bojonegara guna mengurangi potensi kepadatan di lintasan utama.

Penjualan tiket untuk kendaraan logistik tersebut juga dihentikan sementara di Pelabuhan Bakauheni untuk keberangkatan mulai 23 Maret pukul 00:00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24:00 WIB. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

ASDP: 79 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke Jawa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!