Ilustrasi cuaca hujan. (Unsplash/Filip Lukic)
LAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Provinsi Lampung pada Rabu, 25 Maret 2026. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah pada siang hingga malam hari.
Pada pagi hari, secara umum wilayah Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini cukup bersahabat bagi masyarakat yang akan memulai aktivitas di awal hari.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, BMKG mengingatkan potensi hujan yang dapat terjadi di sejumlah wilayah, yaitu:
Baca juga: Waspada Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas ke Wisata Pantai Lampung
BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di tiga wilayah untuk mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang dan sore hari, yaitu:
Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan di wilayah:
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk malam hari, di mana hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di:
Baca juga: Petugas Tol Lampung Temukan Tas Berisi Dolar, Langsung Dikembalikan ke Pemilik
Memasuki dini hari, secara umum wilayah Lampung diprakirakan berawan dengan kondisi yang relatif tenang.
Suhu udara: Secara umum berkisar antara 23,0°C – 33,0°C. Khusus wilayah Lampung bagian barat, suhu berkisar 20,0°C – 30,0°C.
Kelembapan udara: Secara umum berkisar antara 55% – 95%.
Angin: Bertiup dari arah Barat – Utara dengan kecepatan 5 – 16 knots (9 – 30 Km/Jam).
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan genangan air, pohon tumbang, dan gangguan lainnya. Terutama bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah yang masuk dalam peringatan dini, disarankan untuk:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG Lampung