Sebanyak 23 TNI AL tertimbun longsor di Cisarua, Bandung Barat. (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan duka cita mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi prajurit TNI Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam yang gugur dalam tugas saat terjadi musibah longsor di Jawa Barat, Sabtu (21/1/2026).
“Pak Gubernur, bu Wagub dan segenap jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 19 prajurit terbaik Marinir Beruang Hitam Lampung. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk negara,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, Kamis (29/1/2026).
Baca juga: Tragedi Longsor di Cisarua: 23 Prajurit Marinir TNI AL Jadi Korban
Dia menjelaskan para prajurit yang gugur merupakan pahlawan yang menunjukkan dedikasi, keberanian, dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan maupun tugas negara, meskipun dihadapkan pada risiko besar.
“Pengorbanan para prajurit ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar TNI AL, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Lampung dan bangsa Indonesia. Jasa dan pengabdian mereka akan selalu dikenang,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung turut mendoakan agar seluruh prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Dia juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi para prajurit Marinir Beruang Hitami Lampung, seraya berharap semangat juang dan pengorbanan mereka menjadi teladan bagi generasi penerus dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan