Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 11:20 WIB

Operasi SAR Penumpang KMP Mufidah di Perairan Bakauheni Dihentikan Setelah 7 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil

Operasi SAR Penumpang KMP Mufidah di Perairan Bakauheni Dihentikan Setelah 7 Hari Pencarian Tak Membuahkan HasilOperasi SAR korban terjatuh dari KMP Mufidah dihentikan. (Basarnas Lampung)

LAMPUNG - Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap seorang penumpang KMP Mufidah bernama Primo Lumbantoruan (40), warga Karawang, Jawa Barat, yang terjatuh di perairan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (17/8/2025) lalu.

Memasuki hari ketujuh pencarian, Tim SAR Gabungan kembali mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran.

"SRU I dengan Rubber Boat Polairud Polres Lampung Selatan melakukan penyisiran seluas lima nautical mile persegi. SRU II dengan RIB 02 Basarnas Lampung melakukan penyisiran area 20 nautical mile persegi," kata Wakil Komandan Pos SAR Bakauheni, Feriansyah, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Penumpang KMP Mufidah Diduga Terjun ke Laut di Bakauheni, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Dia menjelaskan upaya pencarian juga dilakukan dengan menyisir di sekitar bibir Pantai Kahai, Pantai Wartawan, dan sekitar Pulau Sebesi sesuai SAR Map Prediction.

"Tim juga memberikan imbauan kepada para nelayan setempat untuk melaporkan bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban," jelasnya.

Namun hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil. Pada pukul 16.00 WIB, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing sekaligus musyawarah bersama pihak keluarga korban.

"Setelah disampaikan hasil pencarian selama tujuh hari tanpa ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, pihak keluarga menyetujui penghentian operasi pencarian dan menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya maksimal yang telah dilakukan seluruh unsur SAR," ujarnya.

Baca juga: Korban Jatuh di Perairan Bakauheni Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Pencarian

Dengan demikian, pada pukul 16.30 WIB Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain personil Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, KSOP Bakauheni, Pos TNI AL Kalianda, BPBD Lampung Selatan dan Nelayan setempat.

“Kami telah berupaya maksimal selama tujuh hari pencarian sesuai standar operasi SAR, namun korban belum berhasil ditemukan. Dengan adanya kesepakatan bersama keluarga, operasi resmi dihentikan sementara. Apabila nanti ada tanda keberadaan korban, operasi SAR akan segera dibuka kembali,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Operasi SAR Penumpang KMP Mufidah di Perairan Bakauheni Dihentikan Setelah 7 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!