Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 14:34 WIB

Niat Sholat Tarawih: Arab, Latin, Artinya untuk Imam, Makmum, dan Sendiri

Author

Ilustrasi sholat tarawih. (Pexels)

LAMPUNG - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana spiritual yang berbeda. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Islam dianjurkan melaksanakan ibadah malam yang istimewa, yaitu sholat Tarawih

Namun, masih banyak umat Muslim yang bertanya, bagaimana niat Sholat Tarawih yang benar? Apakah berbeda antara imam, makmum, dan sholat sendiri di rumah? 

Artikel ini akan membahas secara lengkap bacaan niat sholat Tarawih dalam bahasa Arab, latin, dan artinya, beserta tata cara, jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, dan dalil yang menjadi dasar ibadah ini.

Bacaan Niat Sholat Tarawih Arab, Latin, dan Artinya

Niat merupakan rukun sholat yang harus ada dalam hati sebelum memulai sholat. Dalam Islam, niat tidak harus diucapkan, namun membaca lafaz niat membantu memperkuat kesadaran ibadah.

Berikut bacaan niat sholat Tarawih secara umum:

Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā 

Artinya
"Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala". 

Baca juga: Cek Jadwal Tarawih dan Isya Ramadhan 2026 di Bandar Lampung

Niat Sholat Tarawih Sebagai Imam

Jika Anda bertindak sebagai imam, maka niatnya sedikit berbeda.

Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى 

Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'ataini imāman lillāhi ta'ālā

Artinya
"Saya niat sholat sunnah Tarawih imaaman karena Allah Ta'ala”

Menjadi imam berarti memimpin jamaah, sehingga kata “imaaman” ditambahkan.

Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum

Bagi makmum, lafaz niatnya adalah sebagai berikut:

Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلهِ تَعَالَى 

Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'ataini ma'mūman lillāhi ta'ālā 

Artinya
“Saya niat sholat sunnah Tarawih makmuuman karena Allah Ta'ala"

Makmum cukup mengikuti gerakan imam selama sholat berlangsung.

Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah

Jika sholat Tarawih dilakukan sendiri, maka niatnya kembali ke bentuk dasar:

Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā 

Artinya
"Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala". 

Sholat Tarawih dapat dilakukan sendiri jika tidak memungkinkan berjamaah di masjid.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, Arti & Waktu Membaca yang Benar

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih (8 atau 20?)

Salah satu pertanyaan paling umum adalah berapa jumlah rakaat sholat Tarawih.

Terdapat dua pendapat utama:

1. 8 Rakaat + 3 Witir

Pendapat ini berdasarkan hadis riwayat Aisyah:

Rasulullah tidak pernah menambah lebih dari 11 rakaat (HR Bukhari dan Muslim)

2. 20 Rakaat + 3 Witir

Pendapat ini berdasarkan praktik sahabat pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang menetapkan 20 rakaat berjamaah di masjid.

Kesimpulan

Kedua jumlah rakaat tersebut sah dan boleh dilakukan.

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tarawih

Tata cara pelaksanaan salat Tarawih pada dasarnya sama dengan salat sunnah pada umumnya, yaitu setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Langkah-langkahnya:

  • Niat dalam hati
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek
  • Ruku
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri rakaat kedua
  • Salam

Sholat dilakukan dua rakaat salam.

Baca juga: Lengkap! Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Bandar Lampung

Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya

Umumnya sholat Tarawih dilakukan setelah sholat Isya.

Keutamaan Sholat Tarawih

Rasulullah bersabda:

“Barang siapa melaksanakan sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Keutamaan lainnya:

  • Mendapat pahala besar
  • Mendekatkan diri kepada Allah
  • Menghapus dosa

Dalil Tentang Sholat Tarawih

Sholat Tarawih merupakan sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).

Dalilnya berasal dari hadis Nabi Muhammad ﷺ.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, sholat Tarawih mulai dilaksanakan berjamaah secara rutin di masjid.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Apakah niat Tarawih harus diucapkan?

Tidak harus. Niat cukup dalam hati.

2. Apakah Tarawih boleh sendiri?

Ya, boleh sendiri maupun berjamaah.

3. Mana yang lebih baik, 8 atau 20 rakaat?

Keduanya sah.

4. Apakah Tarawih wajib?

Tidak, hukumnya sunnah muakkad.

5. Kapan waktu Tarawih?

Setelah Isya.

6. Apakah wanita haid boleh ikut Tarawih?

Wanita yang sedang dalam masa haid atau nifas tidak diwajibkan dan tidak diperbolehkan melaksanakan salat, termasuk Tarawih, hingga suci. Mereka dapat mengganti dengan amalan lain seperti berdzikir, bersedekah, atau membaca doa.

Memahami niat Sholat Tarawih merupakan bagian penting dari kesempurnaan ibadah di bulan Ramadhan. Baik sebagai imam, makmum, maupun sholat sendiri di rumah, niat menjadi fondasi utama yang menentukan nilai ibadah di hadapan Allah. 

Jumlah rakaat yang berbeda bukanlah perbedaan yang memecah, melainkan kekayaan tradisi yang memperkaya ibadah umat Islam. 

Semoga dengan memahami niat dan tata cara sholat Tarawih, ibadah Ramadhan kita menjadi lebih sempurna dan bermakna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU