Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:39 WIB

Mengenal Gunung Rajabasa: Ketinggian, Jalur, dan Tips Pendakian

Author

Pesona Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. (Pariwisata Lampung Selatan)

LAMPUNG - Provinsi Lampung memiliki keanekaragaman destinasi wisata alam. Selain dikenal dengan pesisir pantainya, Lampung juga memiliki sejumlah gunung yang menjadi favorit para pendaki.

Salah satunya adalah Gunung Rajabasa yang terletak di Kabupaten Lampung Selatan. Posisinya tepat berada di antara Kota Kalianda yang merupakan Ibukota kabupaten dengan Pelabuhan Bakauheni.

Kedua titik ini dihubungkan oleh Jalan Raya Lintas Sumatera (Jalinsum) yang mengelilingi sisi utara dari gunung berketinggian 1.281 meter di atas permukaan laut ini. Sisi selatan gunung ini berhadapan langsung dengan laut lepas dan menyimpan sejumlah objek wisata alam nan eksotis.

Daya Tarik dan Pemandangan Alam Gunung Rajabasa

Selain wisata pantai, pesisir selatan Rajabasa juga memiliki beberapa objek wisata alam seperti Air Terjun Ciperes, Air Terjun Sarmun, dan Sumber Air Panas Way Belerang. Di seberang lautan, terdapat daya tarik Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, dan tentunya Taman Nasional Gunung Krakatau.

Pendaki saat berada di puncak Gunung Rajabasa. (Diskominfo Lampung Selatan)

Di kalangan para pecinta alam maupun pendaki di Lampung, terutama Lampung Selatan, Gunung Rajabasa merupakan salah satu gunung yang wajib "ditaklukkan". Ada banyak keistimewaan dari gunung yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera ini.

Terdapat berbagai potensi yang dimiliki Gunung Rajabasa seperti potensi energi panas bumi, potensi konservasi, dan juga potensi wisata.

Jalur dan Estimasi Pendakian Gunung Rajabasa

Dihimpun dari laman resmi Pemkab Lampung Selatan, jalur pendakian Gunung Rajabasa bisa diakses melalui beberapa jalur pendakian seperti jalur pendakian Desa Sumur Kumbang, Desa Kecapi, Desa Sukaraja Pesisir dan Desa Way Kalam Penengahan.

Namun, pada umumnya yang biasa digunakan yakni melalui jalur pendakian Sumur Kumbang. Dari Desa Sumur Kumbang ke puncak memerlukan waktu sekitar 6 sampai 7 jam perjalanan.

Jika membawa kendaraan, para pendaki bisa menitipkan kendaraannya kepada para pengelola wisata hutan Gunung Rajabasa yang ada di Desa Sumur Kumbang. Sementara untuk kisaran tiket pendakian, biaya parkir dan penitipan kendaraan tidak diketahui secara pasti kisaran tarifnya, namun tentunya masih sangat terjangkau.

Di sekitar jalur pendakian, kita akan melihat gunung ini masih ditumbuhi dengan pepohonan yang rindang dan cukup rapat. Terdapat lima pos pendakian sebelum sampai di area puncak gunung.

Para pendaki saat mendaki Gunung Rajabasa. (Diskominfo Lampung Selatan)

Disarankan untuk mengajak guide lokal dari desa setempat untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, serta guide lokal lebih hafal medan dan jalan yang dilalui.

Sebelum menuju Pos 1 maka di awal pendakian, para pendaki akan melewati perkebunan kopi dan coklat milik penduduk sekitar. Lokasi di Pos 1 ini tidak begitu luas dan hanya cukup untuk mendirikan beberapa tenda saja.

Terdapat pula sumber mata air bersih di sini, dan merupakan sumber mata air terakhir yang akan ditemui selama pendakian. Disarankan membawa bekal air yang cukup dari sini sebelum melanjutkan pendakian.

Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Pos 2, pendaki akan melewati perkebunan kopi dan cengkeh milik warga. Sampai di pertengahan jalan maka akan tiba di Gerbang Rimba.

Gerbang ini merupakan batas ladang milik penduduk dengan hutan rimba. Di Pos 2 ini akan terlihat pemandangan garis pantai dengan jelas.

Dari Pos 2 dilanjutkan pendakian menuju Pos 3 dan Pos 4. Kedua pos ini ditandai dengan lahan yang luas dengan beberapa pohon besar yang tumbuh di sekelilingnya. Jalan yang dilalui akan semakin naik dan menanjak dengan vegetasi yang lebat dan rimbun.

Dari Pos 4 menuju Pos 5, medan yang dilalui disini agak sedikit terbuka. Tidak terlalu lebat dan sudah dapat menikmati pemandangan alam sekitar yang indah.

Di area ini akan menemukan sebuah kawah yang cukup besar dan membentuk sebuah cekungan. Kawah ini tidak mengeluarkan asap serta ditumbuhi pepohonan dengan ukuran yang sama.

Dan terakhir Pos 5, terletak hanya beberapa meter dari puncak gunung. Dan di Pos 5 inilah biasanya para pendaki mendirikan tenda untuk menginap.

Kemudian, ketika berjalan menuju puncak hanya diperlukan waktu beberapa menit saja. Pemandangan indah di puncak Gunung Rajabasa ini adalah menyaksikan panorama laut dan hijaunya hutan rimba yang terhampar luas di hadapan.

Mitos, Sejarah, atau Cerita Lokal Gunung Rajabasa

Gunung Rajabasa juga menyimpan misteri sama halnya dengan gunung-gunung di Indonesia lainnya. Masyarakat di sekitaran Gunung Rajabasa dan para pendaki mempercayai adanya Danau Misteri dan Batu Pancukupan atau Batu Cukup yang dipercaya tak semua orang mampu melihatnya.

Jika kebetulan 'beruntung' ditampakkan wujud danau tersebut, pendaki akan melihat danau berisi air super jernih. Ada yang percaya danau di Gunung Rajabasa itu akan tetap kering walaupun diguyur hujan deras. Keyakinan lain mengatakan danau di Gunung Rajabasa sebenarnya memiliki air, namun entah mengapa hanya cukup dipergunakan sebagai sumber minum pendaki.

Ada juga yang mempercayai bahwa di gunung ini ada yang namanya Batu Pancukupan atau batu cukup. Batu cukup ini berada tepat di tengah danau. Menurut sejarah dinamai batu cukup karna dahulu batu ini dipercaya menjadi tempat bertapa dan bermusyawarah para leluhur.

Konon ceritanya batu ini mampu menampung berapapun jumlah orang yang menaikinya sehingga disebut Batu Cukup. Di daerah Batu Cukup inilah dipercaya sebagai pusat mistis Gunung Rajabasa.

Tips dan Persiapan Mendaki Gunung Rajabasa

Untuk mendaki Gunung Rajabasa, ada beberapa tips dan persiapan yang dapat kamu lakukan, di antaranya persiapkan fisik kamu dengan berolahraga seperti joging sebelum mendaki.

Kemudian bawa perlengkapan yang mendukung seperti sepatu gunung, jaket, carrier dan alat pendukung pendakian lainnya. Selain itu ikuti panduan dari pos jalur resmi Gunung Rajabasa.

Selain itu ingat ya untuk menjaga alam, menjaga etika, dan tidak membuang sampah. Karena alam harus kita jaga dan rawat!

Bagi kamu yang ingin mendaki Gunung Rajabasa kamu juga bisa mendapatkan informasi lainnya melalui Instagram @gunungrajabasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU