Ilustrasi sholat tarawih. (Pexels)
LAMPUNG - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana spiritual yang berbeda. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Islam dianjurkan melaksanakan ibadah malam yang istimewa, yaitu sholat Tarawih.
Namun, masih banyak umat Muslim yang bertanya, bagaimana niat Sholat Tarawih yang benar? Apakah berbeda antara imam, makmum, dan sholat sendiri di rumah?
Artikel ini akan membahas secara lengkap bacaan niat sholat Tarawih dalam bahasa Arab, latin, dan artinya, beserta tata cara, jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, dan dalil yang menjadi dasar ibadah ini.
Niat merupakan rukun sholat yang harus ada dalam hati sebelum memulai sholat. Dalam Islam, niat tidak harus diucapkan, namun membaca lafaz niat membantu memperkuat kesadaran ibadah.
Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā
Artinya
"Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala".
Baca juga: Cek Jadwal Tarawih dan Isya Ramadhan 2026 di Bandar Lampung
Jika Anda bertindak sebagai imam, maka niatnya sedikit berbeda.
Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى
Latin
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'ataini imāman lillāhi ta'ālā
Artinya
"Saya niat sholat sunnah Tarawih imaaman karena Allah Ta'ala”
Menjadi imam berarti memimpin jamaah, sehingga kata “imaaman” ditambahkan.
Bagi makmum, lafaz niatnya adalah sebagai berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber